- 29 Jan 2023
- 6 menit membaca
Diperbarui: 4 Apr
BHRE Prabu Hayam Wuruk yang menghendaki putri Sunda mengutus Patih Madhu, seorang mantri senior, untuk mengundang pihak Sunda. Tak keberatan jadi besan, datanglah Raja Sunda Prabu Maharaja ke Majapahit. Alih-alih diterima dengan pesta menyambutan, mereka menghadapi sikap keras Mahapatih Gajah Mada yang menghendaki putri Sunda sebagai persembahan. Pihak Sunda tak setuju dan bertekad perang.
Gajah Mada memberi tahu perilaku orang Sunda. Bra Prameswara dari Wengker menyatakan siap bertempur. Maka, pasukan Majapahit mengepung orang-orang Sunda. Tak mau menyerah, orang-orang Sunda memilih mempertaruhkan nyawa. Pertempuran tak terelakkan. Sorak-sorai bergemuruh ditingkahi bunyi reyong. Raja Sunda, Prabu Maharaja, meregang nyawa paling awal.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















