top of page

Chailan Si Peliput Kongres Perempuan Pertama

Chailan aktif sebagai penentang perkawinan anak sembari memperjuangkan hak pilih perempuan pribumi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Chailan Syamsu Datuk Tumenggung. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

4 Jan 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 6 Apr

DALAM Kongres Perempuan Pertama, 1928, ada satu perempuan yang hadir khusus untuk meliput acara tersebut. Dialah Chailan Syamsu Datuk Tumenggung, tokoh perempuan yang lantang menyuarakan hak pilih bagi perempuan pribumi dan penghapusan perkawinan anak.


Chailan meliput atas perintah Pejabat Penasihat Urusan Pribumi CH O van der Plas. Van der Plas merupakan atasan suami Chailan yang bekerja sebagai pegawai pemerintah Hindia-Belanda. Dalam tugas ini, Chailan diminta untuk membuat laporan rinci tentang penyelenggaraan dan pembahasan dalam kongres tersebut.


Meski ditugaskan oleh pejabat Hindia, laporan Chailan, seperti dikutip Susan Blackburn dalam Kongres Perempuan Pertama, Tinjauan Ulang, bernada simpatik. Ia mencatat ide-ide perempuan tentang perkawinan yang adil juga penghapusan perkawinan anak.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden AS membuat iklan kampanye di televisi menjadi andalan para politisi. Memicu munculnya iklan kampanye negatif.
Kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden AS membuat iklan kampanye di televisi menjadi andalan para politisi. Memicu munculnya iklan kampanye negatif.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
transparant.png
bottom of page