top of page

Cinta Mati Batik Betawi

Ibu Emma menjadi kolektor batik Betawi karena terusik peninggalan budaya Betawi melayang ke negeri orang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Proses pembuatan batik. (Dok. Historia.ID).

1 Nov 2012
4 menit membaca

Diperbarui: 29 Apr 2025

SUATU hari di tahun 1950-an, terjadi kehebohan di antara rombongan tur sebuah sekolah dasar di Pasar Baru. Mereka baru saja mengunjungi sentra batik di daerah Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di tengah jalan, mereka tersadar, ada anggota rombongan yang tertinggal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page