top of page

D.N. Aidit, Petinggi PKI yang Menutup Diri

Ketika pamor partai dan dirinya sedang naik, Aidit berusaha menutup rapat latar belakangnya. Enggan dikaitkan soal asal muasalnya dari keluarga Muslim yang taat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Potret D.N. Aidit sebagai anggota Konstituante dari PKI. Sumber: Konstituante.net.

13 Mar 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 23 Mei

D.N. Aidit sosok yang membosankan. Roman mukanya terlihat serius. Bicara hanya secukupnya. Bersenda gurau bukanlah kegemaran Aidit ketika kumpul bersama kawan-kawan. Disodorkan rokok pun menolak, karena dia memang bukan perokok.


Itulah kesan yang ditangkap Bambang Sindhu, jurnalis Majalah Minggu Pagi, ketika menuliskan sosok Aidit dalam rubrik khas “Apa dan Siapa”. Aidit tidak seperti politisi kebanyakan. Dia malas mengumbar soal siapa dirinya kepada publik.


“Aidit seorang yang tidak pernah bicara tentang dirinya, tidak pernah mau cerita dan omong-omong tentang ayahnya, ibunya, dan saudara-saudaranya. Tidak mau bicara mengenai keluarganya,” ulas Bambang Sindhu dalam Minggu Pagi, Edisi 2 Mei 1954.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
 Remah-remah kisah dari pedalaman Kalimantan.
Remah-remah kisah dari pedalaman Kalimantan.
Wartawan lintas zaman yang tak pernah padam semangatnya. Tetap menulis sampai akhir hayat.
Wartawan lintas zaman yang tak pernah padam semangatnya. Tetap menulis sampai akhir hayat.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
Gus Dur telah memberikan teladan, tinggal kita yang meneruskan.
Gus Dur telah memberikan teladan, tinggal kita yang meneruskan.
transparant.png
bottom of page