Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Mesin pendingin mulanya dikembangkan untuk mengatasi penyakit tropis. Sempat dibayangi ancaman kematian karena kebocoran gas, kulkas semakin populer seiring dengan munculnya freon.
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
Sutan Sjahrir menemui Tan Malaka untuk bekerja sama. Namun, dua tokoh Minang ini tak sejalan dalam perjuangan. Sjahrir memilih diplomasi membuat Tan Malaka oposisi.
Pohon ini punya narasi mitos bisa menurunkan hujan. Menarik berbagai pemerintah kolonial Eropa untuk mendapatkan dan memperkenalkan tanaman ini ke berbagai negeri jajahan.
Kedigdayaan Jerman dalam adu penalti mentok setengah abad. Adu penalti jadi solusi penentuan pemenang yang sebelumnya ditentukan lewat laga ulang atau lempar koin.
Wawancara D.N. Aidit tentang PKI, agama, dan Pancasila. Arsip koleksi Komando Operasi Tertinggi (KOTI) ini tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
D.N. Aidit menjadi tumbal sejarah Peristiwa Gerakan 30 September 1965. Namanya tabu dibicarakan selama masa Orde Baru. Namun, dalam bahasa sastra, sosok Aidit hadir kembali dalam perspektif yang berbeda dari narasi sejarah resmi.
Ditolak di Belanda, D.N. Aidit dan Njoto diterima di Cekoslowakia dan Uni Soviet. Sewaktu di Moskow, kedua pemimpin muda PKI ini turut menyongsong jenazah Stalin.
Ketika pamor partai dan dirinya sedang naik, Aidit berusaha menutup rapat latar belakangnya. Enggan dikaitkan soal asal muasalnya dari keluarga Muslim yang taat.
Jasir Hadibroto memimpin pasukan sejak zaman revolusi kemerdekaan. Terlibat dalam penumpasan pemberontakan termasuk menangkap dan mengeksekusi D.N. Aidit.
Pada masa revolusi D.N. Aidit aktif dalam kelompok pemuda Menteng 31. Disebut berada di Pegangsaan Timur 56 mendesak Sukarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan.