top of page

Ikhwanul Muslimin, PKI, dan D.N. Aidit

D.N. Aidit menyatakan PKI tidak antiagama. Mendirikan Ikhwanul Muslimin untuk merangkul umat Islam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ketua CC PKI D.N. Aidit kampanye Pemilu 1955. (LIFE/Wikimedia Commons).

30 Jul 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 28 Apr

PADA akhir tahun 1991, melalui kolom surat pembaca di Al Muslimun, majalah milik organisasi Persatuan Islam di Bangil, seorang sarjana sejarah bernama Abdul Rojak protes keras kepada Kuntowidjojo.


Pasalnya, orang yang mengaku sebagai pemerhati sejarah Islam di Indonesia itu tidak menerima sang budayawan menyebut “Ikhwanul Muslimin sebagai kepunyaan Partai Komunis Indonesia (PKI)” dalam bukunya Paradigma Islam, Intepretasi untuk Aksi.


“Saya kecewa. Apa maksudnya Pak Kunto menyebut organisasi Islam terkemuka di dunia tersebut sebagai kepunyaan PKI?” tulisnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
 Remah-remah kisah dari pedalaman Kalimantan.
Remah-remah kisah dari pedalaman Kalimantan.
Wartawan lintas zaman yang tak pernah padam semangatnya. Tetap menulis sampai akhir hayat.
Wartawan lintas zaman yang tak pernah padam semangatnya. Tetap menulis sampai akhir hayat.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
Gus Dur telah memberikan teladan, tinggal kita yang meneruskan.
Gus Dur telah memberikan teladan, tinggal kita yang meneruskan.
transparant.png
bottom of page