top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Dapur Ngebul Senapan Ngepul

Tanpa kehadiran perempuan-perempuan tangguh di dapur umum, usia perjuangan bisa jadi tak bertahan lama.

27 Feb 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Suasana di dapur umum. Ibu-ibu sedang mempersiapkan makanan untuk para pejuang dibantu dua prajurit. (Adhitya Maheswara/Historia.ID).

BUNG Tomo menaruh perhatian besar terhadap urusan logistik selama Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Dalam pidatonya, ia menyerukan agar suplai logistik untuk para pejuang jangan sampai terputus. Namun, badan yang mengurusi logistik para pejuang belumlah terbentuk. Dapur umum yang muncul spontan dan bantuan rakyat jadi andalan para pejuang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page