- 11 Agu 2023
- 8 menit membaca
Diperbarui: 6 Mei
WAKTU pulang tiba juga. “Jakarta sudah dekat,” batin Titiek Hamzah, gitaris dan vokalis utama Dara Puspita, ketika pesawatnya transit di Singapura. Dia sudah lama berpisah dengan ibunya hampir tiga setengah tahun. Saat di bandar udara Singapura, dia menelepon ibunya agar tak usah menjemput ke Kemayoran, Jakarta. “Sudah malam,” Titiek beralasan.
Sang ibu menolak permintaan itu. Dia berangkat menuju bandara Kemayoran. Di sana riuh. Ratusan orang menunggu kedatangan Dara Puspita. Petugas bandara mengumumkan pesawat mereka sudah berangkat dari Singapura.
Tak lama, pesawat tiba di Kemayoran. Keharuan meruap. Titiek memeluk ibunya. Penggemarnya merubung. Bergantian memeluk Titiek karena kangen. Namanya dielu-elukan. Perlakuan serupa juga diberikan kepada tiga personel Dara Puspita lainnya: kakak-adik Titiek Adjie Rachman dan Lies Adjie Rachman, serta Susi Nander.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















