top of page

Mohamad Hasbi dari Petrus ke Kedung Ombo

Pernah menjadi Dandim Yogyakarta dan bupati Boyolali, perwira tinggi ABRI ini orang penting di balik Petrus dan pembangunan Waduk Kedung Ombo.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Komandan Kodim 0734/Garnisun Yogyakarta, Letkol CZI Mohamad Hasbi (kedua dari kiri) bersama aktivis LBH Yogyakarta, Artidjo Alkostar (kiri), Sumarni Basoruddin, dan Maqdir Ismail (kanan). (Harian Bernas, 15 April 1983/BBC News Indonesia).

31 Des 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 24 Jan

HINGGA hari ini, istilah “gali” masih ada di Yogyakarta. Gali adalah singkatan dari gabungan anak liar. Istilah ini sudah populer di awal dekade 1980-an, ketika diadakan operasi berdarah terhadap premanisme di sekitar Yogyakarta. Apapun nama operasi berdarah itu, lebih banyak orang mengingatkanya sebagai Petrus alias Penembakan Misterius.


Kota Yogyakarta adalah wilayah teritorial dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0734 yang berada di bawah Komando Resort Militer (Korem) 072 —yang membawahi kabupaten-kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) plus Kabupaten Temanggung, Megelang, Wonosobo, Purworejo, dan Kebumen. Ketika para preman itu diburu, komandan Kodim (Dandim) Yogyakarta adalah Letnan Kolonel CZI Mohamad Hasbi (1939-2022). Dialah yang dianggap sebagai pelopor Petrus tersebut.


“Landasan hukum operasi yang ditanganinya adalah Operasi Clurit. Sedang landasan pelaksanaannya adalah tingkat keresahan masyarakat,” terang Hasbi sebagaimana diberitakan Kompas, 15 April 1983.



Operasi Petrus

Kendati dijalankan secara terukur oleh militer, banyak yang mengkhawatirkan praktik tersebut. Salim Said, pakar politik, termasuk orang yang khawatir dengan Petrus.


“Kalau kurang hati-hati Petrus bisa menjalar dari pembunuhan kriminal menjadi pembunuhan politik,” ujar Salim Said dalam Menyaksikan 30 Tahun Pemerintahan Otoriter Soeharto.


Sekitar tahun 1983, Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib) yang dipanglimai Laksamana Sudomo melancarkan Operasi Clurit untuk menghantam para kriminal yang akhirnya dianggap pemerintah meresahkan. Ketika Jenderal Benny Moerdani menjadi panglima Kopkamtib, operasi terhadap para preman bercap kriminal pun semakin dikeraskan.


Operasi yang dipelopori Letnan Kolonel Mohamad Hasbi itu, menurut Salim Said, “kemudian diam-diam diambil alih Pangkopkamtib Moerdani dan diberlakukan di seluruh Indonesia.”


Sebelum menjadi Dandim Yogyakarta, Hasbi menjadi Dandim di Kodim 0703 dari tahun 1979-1982. Pria kelahiran Tapaktuan, Aceh, 20 Januari 1939 ini sekitar dua tahun menjadi Dandim di Yogyakarta.


Setelah Petrus menewaskan 532 orang yang dicap preman kriminal dan hampir lima tahun Hasbi menjadi Dandim di Cilacap dan Yogyakarta, jabatan Hasbi dinaikkan.


“Gubernur Jawa Tengah Ismail tanggal 16 Juni (1984) melantik Letkol CZI M. Hasbi sebagai Bupati Boyolali di gedung Pemda Boyolali. Hasbi menggantikan posisi pejabat sebelumnya MC Tohir,” demikian diwartakan Mimbar Kekaryaan ABRI edisi 162, Juni 1984.



Waduk Kedung Ombo

Masalah yang dihadapi Hasbi di Boyolali bukan “gali” lagi. Masalah yang dihadapinya, sebuah proyek pembangunan waduk di Kedung Ombo. Sebagai bupati, Hasbi jelas diajak bicara terkait masalah pembebasan tanah. Kala itu, banyak yang menolak ganti rugi untuk pembebasan tanah tersebut. Namun, “tangan besi” rezim Orde Baru meresponnya dengan tindakan tak manusiawi.


“Di Kedung Ombo, petani yang membangkang untuk menyerahkan tanahnya dicap sebagai PKI dengan cara diberi kode ET di KTP mereka,” kata Ikrar Nusa Bhakti dalam Militer dan Politik Kekerasan Orde Baru: Soeharto di Belakang Peristiwa 27 Juli.


Pelabelan PKI terhadap siapapun yang melawan kehendak pemerintah merupakan praktik umum yang “sakti” rezim Orde Baru. Dengan pelabelan itu, pemerintah tak perlu buang banyak tenaga karena masyarakat dengan sendirinya akan mengucilkan mereka yang dicap, meskipun mereka yang dicap PKI itu sebetulnya tak ada kaitannya dengan masalah 1965.


Dengan begitu, cap PKI adalah sesuatu kutukan yang menakutkan banyak orang di zaman Orde Baru. Saking menakutkannya, pernah ada isu bahwa ada petani yang masuk hutan karena takut. Namun, lewat Kompas tanggal 20 Juni 1986, Hasbi membantah isu tersebut.


Hasbi menjadi bupati Boyolali selama 10 tahun (1984-1994). Ketika tak jadi bupati lagi, dia masih militer aktif namun hampir memasuki masa pensiun di ABRI. Meski karier militernya kurang cemerlang, sang jebolan Sekolah Calon Perwira ini setidaknya berhasil menjadi perwira tinggi dengan pangkat Brigadir Jenderal.


“Tidak banyak data tentangnya,” terang Donny Alamsyah Syeoputra yang mengkurasi keseluruhan jenderal Angkatan Darat.


Menurut Apa & Siapa Caleg Golkar Jawa Tengah, DPRD I Pemilu 1997, Hasbi kemudian bergabung dengan Golongan Karya (Golkar) dalam Pemilu 1997, pemilu terakhir Orde Baru.  Hingga beberapa tahun setelahya, dia menjadi wakil ketua DPRD Jawa Tengah sebelum tutup usia pada 25 November 2022.*



Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
transparant.png
bottom of page