top of page

Denting Gitar dari Mancasan

Cerita sebuah desa pengrajin gitar. Keahlian yang turun-temurun.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 29 Jun 2018
  • 3 menit membaca

PEMBUATAN gitar secara massal, yang dikerjakan secara rumah tangga, di Indonesia, ada di Desa Mancasan, Sukoharjo, Jawa Tengah. Perintisan kerajinan gitar di desa ini, tak lepas dari peran lima orang laki-laki yaitu Jito Pawiro, Minarto, Tarjo Wiyono, Hadi Wiyono, dan Parno.


Jito Pawiro, warga Mancasan, lahir sekira tahun 1935. Mereka belajar membuat gitar dari seseorang yang tinggal di daerah Danukusuman, Dawung, Solo.


“Kelima orang ini sebenarnya masih ada ikatan keluarga,” ujar Sutono (48 tahun), putra keempat Jito Pawiro, kepada Historia.


Danukusuman atau Danusuman merupakan sebuah kampung kecil yang berada di sisi selatan kota Solo. “Dalam pelafalan masyarakat, biasa terjadi perubahan. Misal, kampung Mlayakusuman, dari tokoh Mlayasuma,” tulis sejarawan Heri Priyatmoko melalui surel kepada Historia.


Tempo doeloe, di sana terdapat tokoh terkemuka dari keraton Kasunanan Hadiningrat, bernama Danusuma. Kemudian hari, nama tokoh tersebut dicomot oleh masyarakat sekitar untuk menyebut kampung tersebut.


Asal-usul nama kampung Danusuman sendiri memang mengacu pada tradisi pemberian nama tempat yang berdasarkan nama tokoh berlatar belakang pada jabatan seseorang yang pantas dihormati, kesetiaan orang, dan pengaruh orang tersebut terhadap masyarakat sekitar dan kerajaan.


“Menilik tradisi sejarah kerajaan Mataram-Islam, pemberian nama tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada abdi dalem atau sentana dalem kerajaan yang disegani oleh rakyatnya (kawula di sekitarnya). Para tokoh kerajaan itu, seperti halnya Danusuma, dihormati lantaran berkelakuan baik, berjasa kepada masyarakat dan raja, serta berwibawa atau masih keturunan bangsawan (sentana dalem),” catat Heri.


Dari Mancasan, sekira tahun 1950-an, Jito Pawiro muda berjalan kaki menuju Danukusuman, sekira 10 kilometer, untuk belajar atau kursus membuat gitar. Dia harus merogoh 5 rupiah per bulan dan mendapat fasilitas makan di tempat kursus.


Setelah berhasil menyerap ilmu membuat gitar, Jito Pawiro memutuskan membuka usaha kerajinan sendiri di kampungnya, Mancasan. Dia mulai menekuni secara mandiri pembuatan gitar, sekira tahun 1960-an.


Produksinya kala itu tak banyak. Setelah cukup mapan, Jito Pawiro baru memutuskan untuk menikah. Dari pernikahannya ini, dia mempunyai tujuh anak. Dia mewariskan ilmu membuat gitar kepada anak-anaknya.


“Enam dari tujuh putra bapak, menggeluti kerajinan gitar,” ujar Sutono. Jito Pawiro tak hanya mengajarkan membuat gitar, namun juga pembuatan biola dan gambus yang terkenal sangat rumit.


Generasi berganti. Pemasaran pengrajin gitar di Mancasan berkembang menjadi lebih baik memasuki tahun 1990-an. Sutono sendiri mulai terampil membuat gitar sejak tahun 1994. Empat tahun kemudian, dia mendirikan usaha kerajinan sendiri bernama Gian Musik. Dan baru tahun 2010, dia mengurus izin resmi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.


Gian Musik milik Sutono mempekerjakan lima orang utnuk membuat gitar. Saat musim baik, dalam arti tidak hujan, bisa memproduksi sekira 120-an buah gitar per bulan. Jika pada musim hujan, hanya separuhnya. Alasannya, dia tidak memakai oven dalam proses pembuatan gitar, namun dengan cara konvensional, dijemur di bawah terik matahari.


Kompas, 23 Oktober 2009, melaporkan berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sukoharjo tahun 2006 ada 162 unit usaha produksi gitar dengan produksi 169.700 lusin. Saat ini, di kelurahan Mancasan, ada sekira 200 pengrajin gitar yang tersebar di dukuh Kembangan, Ngrombo dan Wetan.


“Tidak semuanya membuat gitar, namun ada pengrajin yang khusus bikin neck, body, bagian stem, bagian finishing,” terang Sutono. Mereka pun mulai membuat paguyuban pengrajin gitar yang bernama Amanah yang beranggotakan 55 orang pengrajin. Paguyuban ini kemudian ditingkatkan statusnya menjadi koperasi.


Kendala produksi gitar saat ini adalah faktor harga bahan baku. Gitar dengan kualitas nomor satu tentu memiliki bahan baku yang berbeda dengan gitar-gitar biasa.


“Gitar kualitas nomor 1, neck-nya pakai kayu maple. Body depan pakai triplek cyprus, dan body belakang pakai meranti,” papar Sutono. Dia sendiri tidak bisa memenuhi pesanan dalam jumlah ratusan, sebab selain kendala bahan baku, mencari tenaga kerjanya pun sulit.


Kini, kelima ‘satria bergitar’ perintis kerajinan gitar di Mancasan sudah uzur, bahkan Jito Pawiro sudah meninggal 20 tahun lalu. Dari mereka, nada merdu gitar Mancasan bergema ke seantero Nusantara.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
transparant.png
bottom of page