top of page

Derita Istri Jenderal yang Disingkirkan: Sri Suharyati Sayidiman

Istri Sayidiman Suryohadiprodjo harus menelan pil pahit mendampingi suami yang terkena imbas rivalitas para jenderal Orba. Terisisih lantaran intrik politik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letjen TNI Sayidiman Suryohadiprodjo bersama istrinya, Sri Suharyati menghadap Jenderal Soerono. (Sumber: Repro otobiografi Sayidiman Suryohadiprodjo "Mengabdi Negara sebagai Prajurit TNI".)

21 Des 2022
3 menit membaca

Diperbarui: 1 Jun

DARI sekian jenderal Orde Baru, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Sayidiman Suryohadiprodjo barangkali mengalami nasib kurang beruntung. Dia mengenang hubungannya dengan Soeharto sebagai relasi atasan-bawahan yang rumit. “Jauh-jauh dekat,” begitu ungkapnya.


Meski bukan bagian lingkaran dalam, sebagai pejabat teras TNI, Sayidiman cukup dikenal oleh Soeharto. Hingga akhirnya, Sayidiman yang digadang-gadang bakal jadi panglima ABRI betul-betul terpental. “Saya kan pernah difitnah oleh Ali Moertopo,” kata Sayidiman suatu ketika.


Pada 1970, Sayidiman menjabat Ketua Gabungan-3 Hankam yang mengurusi bidang personalia. Dalam laman pribadinya, Sayidiman berkisah bahwa dirinya pernah didatangi Asisten Pribadi (Aspri) Presiden merangkap Deputi III (Penggalangan) Bakin Mayor Jenderal Ali Moertopo. Ali meminta Sayidiman menyiapkan perwira generasi muda untuk mendukungnya. Besar kemungkinan para perwira ini hendak digalang oleh Ali untuk menyokong proyek operasi khusus rancangannya. Sayidiman hanya menjawab sekedarnya, “Kita lihatlah nanti.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page