Diperbarui: 8 Jul
8 JULI 1952. Berlin Barat. Masih pukul 07.30 ketika pengacara Walter Linse berangkat kerja. Di dekat rumahnya, dua lelaki mendekat dan meminjam korek api. Tiba-tiba dia ditarik paksa dan diseret ke dalam mobil yang terparkir di Gerichts Strasse –kini Walter Linse Strasse untuk mengenang peristiwa tersebut. Mobil kemudian melaju kencang ke arah Berlin Timur.
Linse mencoba melawan dan melarikan diri, namun penculik menembak kakinya. Apa yang terjadi di dalam mobil disaksikan orang-orang yang lewat. Seorang sopir truk jasa pengiriman, yang sedang parkir, mencoba mengejar. Salah satu penculik menebarkan paku dan melepaskan dua tembakan untuk menghentikan pengejaran.
Berita penculikannya menyebar dengan cepat. Penculikan itu bukanlah yang pertama namun menyulut kemarahan. Demonstrasi dan protes digelar di depan balaikota di Berlin-Schöneberg. “Berlin dan dunia marah atas kasus penculikan ini yang terjadi di siang bolong,” demikian disiarkan Neue Deutsche Wochenschau, Juli 1952.
Siapa di balik penculikan itu?
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















