top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Di Radio, Aku Dengar...

Menelusuri sejarah negeri ini melalui radio. Bernostalgia dengan radio kuno tak lekang ditelan waktu.

14 Feb 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Didi Sumarsidi, kolektor dan ketua komunitas pecinta radio kuno. (Micha Rainer Pali/Historia.ID).

  • 14 Feb 2024
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 24 Des 2025

DIDI Sumarsidi tampak asyik dengan radio Philips seri Kompas di ruang tamu rumahnya di kawasan Sayidan, Yogyakarta. Dia mendengarkan siaran berita berbahasa Inggris yang dipancarkan stasiun radio Malaysia sembari sesekali menyeruput teh hangat. Dia lalu putar tuning. Terdengar suara kresek-kresek sebelum akhirnya mengudara suara penyiar membawakan berita berbahasa Mandarin. Didi menyimak siaran itu. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page