top of page

Dialog Lewat Tubuh Penari Lengger

Beragam dimensi yang dimuat dalam satu film panjang karya Garin Nugroho.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 20 Apr 2019
  • 3 menit membaca

LEWAT karya terbarunya, Kucumbu Tubuh Indahku, Garin Nugroho mengajak penonton untuk berdialog dengan sejarah lewat perjalanan seorang penari lengger. Ide cerita itu terinspirasi dari kisah hidup Rianto, penari dan koreografer internasional asal Banyumas, Jawa Tengah. “Garin melihat tubuh saya, yang seorang penari, sebagai perpustakaan budaya,” kata Rianto pada Historia.


Dalam Kucumbu Tubuh Indahku, Garin menggambarkan kehidupan seorang penari lengger yang harus menampilkan sisi maskulin dan feminin. Tokoh utamanya, Juno, dikisahkan dalam tiga masa: kecil (diperankan Raditya Evandara), remaja (Muhammad Khan), dan dewasa (Rianto).


Bagian yang paling sulit, kata Garin, adalah menggambarkan Juno remaja yang mulai terlihat sebagai lelaki gemulai. Garin bersama timnya berusaha menangkap momen bagaimana sisi feminin hadir dalam tubuh lelaki Juno dan bagaimana ia menjadikan tubuh lelaki (lewat tokoh petinju) sebagai pusat perhatian.


Muhammad Khan, pemeran Juno remaja, bekerja keras untuk dapat menampilkan hal tersebut. Khan, begitu ia di sapa, melakukan diskusi panjang dengan Rianto yang mementorinya. Selama syuting, Khan tinggal sekamar dengan Rianto untuk lebih menyatukan tokoh Juno remaja dan Juno dewasa. Untuk mendalami karakter femininnya, Khan pernah mejajal tidur dengan penuh make up dan mengenakan pakaian perempuan.


“Aku mau merasakan terbangun sebagai perempuan. Karena dalam akting, teknik bisa dipelajari tapi rasa harus dibangun. Kalau tidak bisa menemukan rasa feminin itu, dalam gerak tubuh pun tidak akan keluar,” kata Khan pada Historia.


Kisah penari lengger dipilih untuk menjadi contoh keberagaman ekspresi seksual. Lengger merupakan kesenian yang ditarikan lelaki dengan berdandan ala perempuan. Kesenian ini sudah hadir di tengah masyarakat Banyumas sejak lama dan tercatat dalam Serat Centhini yang keluar pada 1814.


Pengambilan cerita ini tentu menjadi kontras di tengah konservatisme sebagian kelompok masyarakat. Rianto mencontohkan, beberapa rekannnya mantan penari lengger terkenal urung kembali menari karena mendapat tekanan dari masyarakat. Pun, lewat tokoh warok yang menjadikan Juno sebagai gemblaknya, Garin membuat pernyataan bahwa hubungan sesama jenis bukan hal baru dalam budaya Indonesia.


Pemilihan lengger dan reog merupakan usaha Garin mendekatkan tema-tema tersebut pada penonton. Menurutnya, tema serupa seringkali ditampilkan dengan latar belakang masyarakat urban, bukan di pedesaan yang sebenarnya lebih terhubung dengan penonton. “Harus ada penghormatan pada cultural diversity, tidak ada diskriminasi, kekerasan, dan sejenisnya. Saya mencoba menemukan dialog lewat sejarah tubuh seniman,” kata Garin pada Historia.


Lebih jauh, Garin tidak hanya memaknai tubuh semata wujud fisik. Ia juga merupakan metafora tentang sebuah bangsa. Ada banyak persoalan yang diangkat Garin dalam film kesembilan belasnya itu. Selain tentang gender dan seksualitas, ia juga menyinggung perihal memori sebuah bangsa yang dikubur dan enggan dibicarakan karena menimbulkan trauma.


Garin Nugroho. Foto Nur Janti/Historia
Garin Nugroho. Foto Nur Janti/Historia

Padahal, menurut Garin, trauma bangsa justru harus dibicarakan dengan tuntas agar tidak melulu berulang. Isu G30S yang sengaja dihadirkannya, misal, merupakan salah satu kasus sejarah yang hingga kini masih berlarut-larut dan jauh dari selesai. “Karena trauma terbesar bangsa ini adalah masalah tahun 1965. Memang tentang metafora, bahwa tubuh kita terperangkap dalam trauma yang tidak dipecahkan,” kata Garin.


Ia mencontohkan, keluarga-keluarga yang tersangkut masalah politik besar, seperti peristiwa 1965, berusaha bertahan hidup dengan menutup diri dan harus hidup dengan diri sendiri. Representasi itu ditampilkannya lewat tokoh Bibi si penjual ayam yang diperankan Endah Laras dan pakdhe penjahit (Fajar Suharno) yang hidup sendiri lantaran trauma politik yang tidak dipecahkan.


Dengan banyaknya pesan yang dibawanya, Kucumbu Tubuh Indahku menyabet enam penghargaan internasional pada 2018. Dua di antaranya yakni Best Cultural Diversity Award dari Unesco dalam Asia Pasific Screen Awards, Australia dan di Venice Independent Film Critic, Italia. Film teranyar Garin ini pun sudah diputar di 31 festival film internasional di berbagai negara. Di bioskop Indonesia, film yang punya judul lain Memories of My Body ini rilis sejak 18 April 2019.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Jauh sebelum kedatangan Belanda, tradisi literasi masyarakat Betawi telah berkembang pesat. Bahkan, mereka sudah mengenal penyewaan naskah.
bg-gray.jpg
Sebagai lulusan sekolah guru, Sudiro menghabiskan masa mudanya dengan menjadi guru sekaligus aktivis pergerakan nasional.
bg-gray.jpg
Selain jago catur, Sudiro muda mengisi hari-harinya semasa sekolah dengan aktif dalam pergerakan Jong Java dan kepanduan.
bg-gray.jpg
Kelahirannya disambut gembira oleh kakeknya sebagai cucu pertama. Diberinya nama Sudiro yang berarti berani. Selamat dari wabah Flu Spanyol.
Kala sidak ke Tanjung Priok, Menteri Purbaya mengingatkan untuk mencintai rupiah. Dahulu di pengujung Orde Baru gerakan cinta rupiah didengungkan Tutut Soeharto.
Kala sidak ke Tanjung Priok, Menteri Purbaya mengingatkan untuk mencintai rupiah. Dahulu di pengujung Orde Baru gerakan cinta rupiah didengungkan Tutut Soeharto.
Kisah kapten yang marah kepada komandannya. Satu telinga komandannya dipotongnya.
Kisah kapten yang marah kepada komandannya. Satu telinga komandannya dipotongnya.
Meredupnya prestise majalah sastra dan bertumbuhnya komunitas sastra daerah. Di era digital, setiap orang bisa menerbitkan karyanya sendiri.
Meredupnya prestise majalah sastra dan bertumbuhnya komunitas sastra daerah. Di era digital, setiap orang bisa menerbitkan karyanya sendiri.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
transparant.png
bottom of page