top of page

Dukung Indonesia Berarti Masuk Kamp Pulau Semau

Pulau Semau di barat Kupang menjadi saksi bisu pengorbanan para pejuang kemerdekaan Indonesia. Beberapa dari mereka ditahan di sana karena melawan Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Aksi dukungan untuk Indonesia merdeka di Australia. Usai perang, para pejuang kemerdekaan yang dipulangkan dari Australia mengalami penahanan di Pulau Semau, NTT. (anmm.gov.au).

10 Apr 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 14 Agu

KEDATANGAN kapal motor Australia Experance Bay di Pelabuhan Kupang, Nusa Tenggara Timur pada awal 1946 membuat geger. Otoritas Belanda di sana sampai buka suara. Bukan tanpa alasan, sebab kapal yang mengangkut ratusan orang Indonesia dari Australia untuk dipulangkan itu menurunkan 20 orang penumpangnya di sana.


Ke-20 orang yang diturunkan itu bukan sembarang orang alias berbahaya. Pihak Belanda mencap mereka sebagai agitator. Menurut kabar dari Ilyas Jacoub kepada Djamaludin Tamin, seperti tercatat dalam Arsip Mohamad Bondan 460 yang tersimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), mereka yang diturunkan di Kupang itu yakni Mohamad Senan, Soedihat, Soeparmin, J.A. Loemanau, Ilyas Jacoub bersama istri dan tujuh anak mereka, A. Quddus, Maoen, Aroean, Hendrik Salenda, Loeter Salendeho, Agoes Linggar, Bakri, Misnan, Takim, Poeri, Badri, Kadri, Markatab, Loedin Djalaloedin, dan Rail.


Otoritas Belanda pun menahan ke-20 orang tadi di Pulau Semau, sebuah pulau kecil di barat Kupang. Menurut Het Dagblad, 12 Maret 1946, dari Pulau Semau ke-20 orang itu hendak dipindahkan Labuan. Diberitakan pula, para agitator itu menerima ransum militer Australia secara penuh selama mereka tinggal di Semau.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Tak dikaruniai anak, perempuan ini menanam pohon hingga hampir 70 tahun. Mengubah empat kilometer jalan gersang menjadi teduh.
Tak dikaruniai anak, perempuan ini menanam pohon hingga hampir 70 tahun. Mengubah empat kilometer jalan gersang menjadi teduh.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
transparant.png
bottom of page