- 23 Nov 2019
- 3 menit membaca
Diperbarui: 21 Feb
DARI balik pintu kamar, si kecil Ade Irma dan kakaknya, Yanti, mengintip. Sementara di dalam kamar yang remang temaram, seorang lelaki tampan tengah tekun membaca sepucuk surat.
Ade dan Yanti merasa geli menyaksikan betapa seriusnya lelaki muda tersebut. Tetiba muncul ide mereka untuk menggodanya. Yanti lalu menghidupkan lampu kamar.
“Kok Oom Pierre bisa baca surat dalam gelap?” ujar Yanti
Ade menyahut, “Oom Pierre berdoa, yah?”
“Enggak, Oom Pierre lagi baca surat,” jawab Pierre
“Dari Medan, pasti,” celetuk Yanti.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.











