top of page

FIFA Uncovered dan Tikus-tikus Berdasi Pejabat Sepakbola

Dokumenter yang menyibak tabir kebobrokan petinggi FIFA sejak 1974. Sejumlah pengakuan menyuguhkan korupsi yang sistematis di rezim Sepp Blatter.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden FIFA periode 1998-2015, Joseph 'Sepp' Blatter yang jadi sorotan utama dokumenter "FIFA Uncovered" (mlssoccer.com)

25 Nov 2022
8 menit membaca

Diperbarui: 21 Mei

SESOSOK pemuda yang mengenakan guthra (penutup kepala khas Arab) itu terdiam sejenak di sebuah ruangan indoor berlatar hijau gelap. Ia menyeka air matanya saat menyinggung kontroversi momen penentuan terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 pada 12 tahun silam. Kebahagiaan Hassan al-Thawadi, sosok yang dimaksud, sekretaris jenderal (sekjen) Komite Penyelenggara Qatar 2022, itu tapi menghadirkan kegetiran tersendiri.


“Saat terpilih, kami merasa senang. Tapi di satu sisi hal itu menimbulkan depresi tersendiri. Banyak yang mengecam. Bahkan konteksnya hampir seperti rasisme,” kata Al-Thawadi.


Al-Thawadi hanya satu dari sekira 40 narasumber yang dihadirkan sutradara Daniel Gordon dalam film dokumenter bertajuk FIFA Uncovered. Sajian miniseri yang terbagi dalam empat episode ini menyingkap tabir skandal-skandal korupsi yang melibatkan para tikus berdasi di markas FIFA.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
transparant.png
bottom of page