- 24 Nov 2018
- 5 menit membaca
Diperbarui: 28 Mar
MENJELANG pengujung 1971, Ibu Tien Soeharto menyita perhatian masyarakat. Dia mengumumkan rencana pembangunan Miniatur Indonesia Indah (MII), sebuah taman besar representasi kebudayaan dari 26 provinsi di Indonesia. Dia memperkirakan pembangunan MII akan berbiaya Rp10,5 miliar.
Pengumuman Ibu Tien bikin bingung masyarakat. Sebab sebelum Ibu Tien mengumumkan rencana pembangunan MII, Presiden Soeharto, sekaligus suami Ibu Tien, berpidato tentang anjuran hidup prihatin. “Jangan melakukan pemborosan-pemborosan, karena sebagian besar rakyat masih hidup miskin,” kata Soeharto, dikutip Mahasiswa Indonesia, 5 Desember 1971.
Soeharto juga menekankan bahwa segala rencana pembangunan hendaknya berlandas pada skala prioritas. “Marilah kita menggunakan dana dan kemampuan yang kita miliki sekarang hanya bagi usaha-usaha yang perlu dalam rangka mencapai kemajuan,” lanjut Soeharto.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















