top of page

Hantu Jepang di Kaki Semeru

Tentara Jepang yang desersi tergabung dalam Pasukan Gerilya Istimewa menjadi ancaman menakutkan bagi militer Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Shigeru Ono, salah seorang anggota Pasukan PGI. (Repro Mereka yang Terlupakan).

5 Mei 2020
6 menit membaca

Diperbarui: 24 Mei

KESEPAKATAN Perjanjian Renville antara Republik Indonesia dengan Belanda pada awal 1948, mewajibkan pihak Indonesa untuk menyerahkan para zanryu nihon hei  (serdadu Jepang yang tetap tinggal dan memilih berjuang untuk Indonesia) kepada Belanda. Namun, permintaan itu direspons setengah hati. Secara diam-diam, TNI justru berupaya melindungi para eks serdadu Jepang itu.


“Walau bagaimana pun kehadiran para zanryu nihon hei sangat menguntungkan untuk Indonesia, baik secara politik maupun militer,” ungkap sejarawan asal Jepang, Aiko Kurasawa.


Guna menghindari itu, pada Juli 1948, Kolonel Sungkono, Gubernur Militer Jawa Timur, memanggil Tatsuo Ichiki, seorang Jepang yang sangat dituakan oleh para zanryu nihon hei. Terlebih keberpihakannya kepada Indonesia sudah sejak 1945, ketika ia bergaul akrab dengan diplomat senior Indonesia Haji Agus Salim di Jakarta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page