top of page

Muthia Datau, Ikon Sepakbola Putri Indonesia

Hobi mengejar dan menendang bola membuat Muthia Datau jadi legenda sepakbola putri Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Muthia Datau, eks kiper Buana Putri dan Timnas Wanita PSSI. Foto: Femina, 11 Agustus 1981 (kiri) dan Randy Wirayudha/Historia.

1 Feb 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 18 Mei

SEDARI kebetulan, malah jadi keterusan. Muthia Datau sejak kecil tak pernah menyangka dirinya bakal jadi tenar gara-gara sepakbola. “Dari sepakbola, semua orang mengenal saya. Orang (publik) kalau kenalnya, ya Muthia yang kiper itu ya?,” cetus Muthia saat berbincang dengan Historia di sela-sela syuting FTV-nya di Pondok Kacang Barat, Tangerang Selatan.


Padahal, Muthia merintis karier lewat dunia hiburan di akhir 1970-an. Berawal dari foto model majalah, Muthia lalu menjuarai ajang Abang-None Jakarta Barat 1978, jadi Ratu Jakarta Fair, membintangi sejumlah iklan, dan terjun ke dunia layar lebar.


“Ya kebetulan cocok ketika ada yang menawari main film, ya sudah (mulai membintangi film). Dulu pertamakali main film layar lebar, judulnya Sepasang Merpati (1979). Terus lanjut ada Malu-Malu Kucing, Sirkuit Kemelut. Banyak kok, sekitar enam film,” lanjutnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
transparant.png
bottom of page