- 1 Feb 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 6 jam yang lalu
SEDARI kebetulan, malah jadi keterusan. Muthia Datau sejak kecil tak pernah menyangka dirinya bakal jadi tenar gara-gara sepakbola. “Dari sepakbola, semua orang mengenal saya. Orang (publik) kalau kenalnya, ya Muthia yang kiper itu ya?,” cetus Muthia saat berbincang dengan Historia di sela-sela syuting FTV-nya di Pondok Kacang Barat, Tangerang Selatan.
Padahal, Muthia merintis karier lewat dunia hiburan di akhir 1970-an. Berawal dari foto model majalah, Muthia lalu menjuarai ajang Abang-None Jakarta Barat 1978, jadi Ratu Jakarta Fair, membintangi sejumlah iklan, dan terjun ke dunia layar lebar.
“Ya kebetulan cocok ketika ada yang menawari main film, ya sudah (mulai membintangi film). Dulu pertamakali main film layar lebar, judulnya Sepasang Merpati (1979). Terus lanjut ada Malu-Malu Kucing, Sirkuit Kemelut. Banyak kok, sekitar enam film,” lanjutnya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















