top of page

Insiden Martin Behrman

Belanda menahan kapal kargo Amerika Serikat yang membawa komoditas perdagangan dari Indonesia. Insiden ini jadi isu global.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kapal kargo Martin Behrman dari Amerika Serikat dibongkar di pelabuhan Jakarta tahun 1947. (Cas Oorthuys/geheugen.delpher.nl).

7 Jan 2023
5 menit membaca

Diperbarui: 3 Mar

INDONESIA dan dunia pada Februari 1947 digegerkan oleh sebuah insiden di Laut Jawa: penahanan dan penyitaan kargo kapal Amerika Serikat (AS), Martin Behrman, oleh Belanda. Awal kejadiannya sebenarnya sederhana: sebuah kapal asing ditahan oleh otoritas Belanda yang memblokade Laut Jawa, sesuatu yang sudah beberapa kali dilakukan Belanda. Tapi, situasinya menjadi rumit karena kasus Martin Behrman kemudian melibatkan dunia internasional.


Beberapa pelaku sejarah dalam memoarnya menyebut soal insiden ini, misalnya Hamid Algadri (1991) dan Molly Bondan (2008), namun hanya sepintas lalu saja. Bagaimana sebenarnya duduk persoalan kasus Martin Behrman ini?


Pada awal Februari 1947, Perdana Menteri Sutan Sjahrir mengumumkan bahwa AS dan RI sepakat melakukan kerja sama perdagangan. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) AS memberi izin sebuah kapal barang berbobot 9000 ton, Martin Behrman, untuk berlayar dari Manila ke Cirebon guna mengambil 5000 ton karet, 1300 ton gula, dan komoditas lainnya. Rencananya, kargo kapal Martin Behrman ini akan dibawa ke New York.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page