top of page

Jalan Seorang Arief Budiman

“Gie, kamu tidak sendirian…” (Arief Budiman dalam Catatan Seorang Demonstran).

loading_historia_white.gif
transparant.png

Arief Budiman. (Wikimedia Commons).

24 Apr 2020
5 menit membaca

ARIEF Budiman alias Soe Hok Djin baru saja pergi beberapa jam yang lalu. Parkinson yang sudah berlarut akhirnya menjadi jalan bagi dia untuk menggenapi takdirnya sebagai manusia: bertemu dengan kematian. Tak perlu disebutkan bagaimana dia begitu mencintai negeri ini. Lewat caranya, berpuluh tahun dia mengupayakan Indonesia supaya bergerak ke arah yang lebih baik, terutama yang terkait dengan kehidupan rakyat kecil.


“Ketika orang-orang memuji-memuji Pak Harto di awal Orde Baru berdiri, dia tampil sebagai salah seorang pengeritik paling keras,” ujar almarhum Rudy Badil, wartawan senior sekaligus kawan Arief Budiman.


Badil memang benar. Tahun 1970, ketika Orde Baru mulai dijadikan sarang untuk menangguk keuntungan pribadi oleh para akademisi dan tentara, Arief dan dan kawan-kawannya eks demonstran 1966 menjadi gerah. Mengatasnamakan gerakan “Mahasiswa Menggugat”, mereka melakukan aksi long march dari Kampus Universitas Indonesia di Salemba menuju Lapangan Banteng.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden AS membuat iklan kampanye di televisi menjadi andalan para politisi. Memicu munculnya iklan kampanye negatif.
Kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden AS membuat iklan kampanye di televisi menjadi andalan para politisi. Memicu munculnya iklan kampanye negatif.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
transparant.png
bottom of page