top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Jenderal dari Cibitung

Tentara kelahiran Cibitung ini berjaya dalam banyak pertempuran di Aceh. Namun dia justru kerap dijadikan pejabat sipil.

23 Sep 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Henri Nicolas Alfred Swart. (Wikimedia Commons).

  • 23 Sep 2024
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 18 Jan

NAMA Cibitung umum digunakan di Jawa Barat dan Banten. Dua provinsi tersebut memiliki daerah bernama Cibitung. Selain Cibitung di Bekasi yang terkenal dengan industrinya, ada pula Cibitung di Pandeglang atau di Bandung Barat. Di Cibitung, Bandung Barat itulah Henri Nicolas Alfred Swart dilahirkan pada 12 Oktober 1863. Henri merupakan gubernur Aceh era Hindia Belanda terlama.


Koran Het Nieuws van den dag voor Ned. Indie tanggal 11 Oktober 1933 menyebut, Henri lahir di perusahaan perkebunan kina di Cibitung. Kemungkinan orangtuanya bekerja pada perkebunan tersebut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page