top of page

Jenderal Ibrahim Adjie Tembak Mati Perampok

Mantan Panglima Kodam Siliwangi ditodong senjata tajam. Dia melawan bahkan melumpuhkan salah satu penodong.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letjen TNI (Purn.) Ibrahim Adjie, mantan Panglima Kodam Siliwangi. (Majalah Editor).

12 Agu 2022
3 menit membaca

Diperbarui: 30 Apr

LETJEN TNI (Purn.) Ibrahim Adjie menuju rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ia pulang usai menghadap Menteri Kehutanan Hasjrul Harahap membicarakan urusan bisnis. Sejak pensiun dari TNI, Adjie menggeluti usaha kontraktor infrastruktur dan menjabat sebagai Presiden Direktur PT Kurnia Jaya Alam.


Menjelang petang, Adjie memasuki halaman rumahnya yang terletak di Jl. Gedung Hijau II/5 Kompleks Pondok Indah. Turun dari mobil Mercy putihnya, Adjie terlihat mengenakan setelan jas berikut dasi layaknya bos-bos parlente. Tiba-tiba, Adjie yang saat itu berusia 66 tahun disergap orang tak dikenal. Satu orang mendekap lehernya dengan sebilah golok sementara seorang lainnya menempelkan pisau ke bagian perut.


“Mantan Pangdam Siliwangi ditodong,” demikian Kompas, 16 Januari 1989 memberitakan insiden yang terjadi pada 13 Januari 1989 itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
transparant.png
bottom of page