- 12 Agu 2022
- 3 menit membaca
Diperbarui: 3 hari yang lalu
LETJEN TNI (Purn.) Ibrahim Adjie menuju rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ia pulang usai menghadap Menteri Kehutanan Hasjrul Harahap membicarakan urusan bisnis. Sejak pensiun dari TNI, Adjie menggeluti usaha kontraktor infrastruktur dan menjabat sebagai Presiden Direktur PT Kurnia Jaya Alam.
Menjelang petang, Adjie memasuki halaman rumahnya yang terletak di Jl. Gedung Hijau II/5 Kompleks Pondok Indah. Turun dari mobil Mercy putihnya, Adjie terlihat mengenakan setelan jas berikut dasi layaknya bos-bos parlente. Tiba-tiba, Adjie yang saat itu berusia 66 tahun disergap orang tak dikenal. Satu orang mendekap lehernya dengan sebilah golok sementara seorang lainnya menempelkan pisau ke bagian perut.
“Mantan Pangdam Siliwangi ditodong,” demikian Kompas, 16 Januari 1989 memberitakan insiden yang terjadi pada 13 Januari 1989 itu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















