top of page

Jenderal yang Hampir Mati Dieksekusi Belanda

Maut hampir menjemputnya, namun ia panjang umur. Sempat jadi jenderal dan pengusaha di masa tuanya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Brigjen TNI (Purn.) Daan Anwar. (pamolite.co.id).

  • 6 Mar 2023
  • 2 menit membaca

AKSI Angkatan Pemuda Indonesia (API) di Jakarta pada masa revolusi kemerdekaan membuat tentara Belanda mengamuk. API menyerang Belanda dengan melakukan pelemparan granat dan penculikan. Bahkan, dua perwira menengah Sekutu diculik. Tentara Belanda tak ingin kalah. Mereka memburu dan menangkap ketua dan wakil ketua API Senen, yaitu Abdul Rachman Zakir dan Daan Anwar.


Belanda memutuskan untuk mengeksekusi mati kedua mahasiswa Ika Dai Gakku (Sekolah Kedokteran) itu. Enam orang juru tembak disiapkan. Komandan regu tembak menyuruh mereka berdoa sebelum dieksekusi.


“Kalau memang nasib kita begini, aku akan terima. Tuhan ampunilah dosa-dosa kami. Seandainya kami mati, kami mati sebagai bunga bangsa, sebagai pahlawan,” kata Daan Anwar.


Abdul Rachman Zakir mendengarnya lalu memegangi tangan kanan Daan Anwar jelang maut menghampiri. “Ikuti aku! Ashyadu alla Illaha Illallah,” kata Abdul Rachman Zakir. Belum cukup mereka berdoa, regu tembak menyuruh mereka melihat ke arah kanan. Kemudian semuanya tampak gelap bagi Daan Anwar.



Imam Syafi’i, raja copet Senen yang berjuang mendukung Republik Indonesia, mendengar kabar penangkapan Daan Anwar dan Abdul Rachman Zakir. Ia dan pengikutnya lalu pergi ke Kramat Raya untuk mengganggu acara eksekusi Daan Anwar dan Abdul Rachman Zakir itu.

Rupanya para penembak itu kebanyakan memusatkan tembakan ke Abdul Rachman Zakir. Sehingga hanya sedikit peluru saja yang mengenai Daan Anwar. Acara eksekusi terganggu hingga regu tembak itu buru-buru pergi dari tempat eksekusi.


“Aku siuman dua hari sesudahnya di rumah sakit Centrale Burgelijke Ziekenhuis (sekarang Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) yang masih dikuasai oleh pihak Republik Indonesia <…> lima peluru menembus tubuh Rachman, sementara satu peluru masuk melalui hidung menembus tulang pipi kiriku,” kata Daan Anwar dalam Aku Ingat.



Abdul Rachman Zakir tidak tertolong. Ia meninggal di rumah sakit. Sementara para dokter berhasil menyelamatkan Daan Anwar. Ketika ia sadar, matanya masih terbalut perban. Menurut Rosihan Anwar dalam In Memoriam Mengenang yang Wafat eksekusi keduanya terjadi pada 8 Desember 1945. Keadaan Jakarta yang tidak aman membuat Daan Anwar harus diungsikan ke Yogyakarta pada 11 Januari 1946. Ketika itu ia belum pulih benar.


Daan Anwar pulih namun sebelah matanya buta. Pada Mei 1946, ia masuk Tentara Republik Indonesia dengan pangkat kapten. Ia pernah memimpin sebuah batalyon di masa revolusi kemerdekaan. Harsya Bachtiar dalam Siapa Dia Perwira Tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat menyebut ia melanjutkan karier di Tentara Nasional Indonesia setelah 1950. Setelah memimpin beberapa batalyon infanteri di Jawa Barat, ia pernah menjadi komandan resimen 10 dari tahun 1954–1955.



Rosihan Anwar menyebut pada 1960, Daan Anwar pernah menjadi Wakil Gubernur Akademi Militer Nasional di Magelang. Lalu pada 1962 menjadi Asisten Deputi I KSAD. Terakhir, ia pernah menjadi Asisten Pribadi KSAD pada 1970 dan setelahnya minta pensiun. Di TNI, ia mencapai pangkat terakhir Brigadir Jenderal.


Setelah keluar dari TNI, pada 1971 Daan Anwar terjun ke dunia bisnis kayu dan formalin. Tidak hanya memimpin empat perusahaan, ia juga terlibat dalam asosiasi perusahaan. Setelah maut gagal menjemputnya pada 18 Desember 1945 di usia 21 tahun, barulah pada 1997, lebih dari setengah abad kemudian, Brigjen TNI (Purn.) Daan Anwar akhirnya kembali kepada sang pencipta setelah beberapa penyakit menjangkitinya.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
bg-gray.jpg
Para pengikut Tan Malaka dihadapkan ke pengadilan. Mereka didakwa melakukan penculikan Sutan Sjahrir dan berupaya menggulingkan pemerintahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was born into a prominent noble family. Yet, she chose the path of struggle.
Dari genosida ke genosida. Lebih dari 8.000 jiwa musnah dalam genosida di Srebrenica tiga dekade silam. Kini, sudah lebih dari 73 ribu nyawa di Palestina melayang.
Dari genosida ke genosida. Lebih dari 8.000 jiwa musnah dalam genosida di Srebrenica tiga dekade silam. Kini, sudah lebih dari 73 ribu nyawa di Palestina melayang.
Jadwal laga-laga akbar sepakbola kacau gegara virus corona, sebagaimana yang terjadi seabad silam.
Jadwal laga-laga akbar sepakbola kacau gegara virus corona, sebagaimana yang terjadi seabad silam.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Ini tentang simbol profesi medis, awal mula apotek, larangan eksperimen bedah hewan, inseminasi buatan, cangkok jantung, dan golongan darah.
Ini tentang simbol profesi medis, awal mula apotek, larangan eksperimen bedah hewan, inseminasi buatan, cangkok jantung, dan golongan darah.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
transparant.png
bottom of page