top of page

“Kalau Soal Kemanusiaan Bung Karno Lebih Hebat”

Wawancara dengan Farid Prawiranegara tentang sepak terjang ayahnya, Sjafruddin Prawiranegara, petinggi Masyumi yang bergabung dengan PRRI.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Farid Prawiranegara. (Micha Rainer Pali/Historia.ID).

15 Apr 2024
7 menit membaca

Diperbarui: 15 Feb

RUMAH bercat putih di bilangan Tulodong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu tak mudah ditemukan. Tak ada nomor rumah di pintu pagarnya. Ia terapit dua rumah tetangganya yang lebih terlihat dominan. Setelah beberapa kali menekan tombol bel yang terselip di sisi kiri dalam tembok pagar, sang tuan rumah keluar membuka pintu. Dia sendiri. “Ibu sedang keluar, dia baru pulang dari Melbourne”. 


Empunya rumah, Farid Prawiranegara, anak keempat Sjafruddin Prawiranegara. Ayahnya adalah petinggi Partai Masyumi. Sjafruddin pernah jadi ketua Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) saat Sukarno ditahan Belanda dan gubernur Bank Indonesia sebelum bergabung dengan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Pernah dicap sebagai pemberontak, Sjafruddin mendapat gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah pada 10 November 2011.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page