top of page

Keluarga KS Tubun Setelah G30S

Setelah KS Tubun gugur dalam peristiwa G30S, Wagina harus menjaga ketiga anaknya.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 20 Okt 2022
  • 3 menit membaca

Pada malam 30 September 1965, Margaretha Wagina sedang berada di rumah bersama anak-anaknya. Suaminya sedang bertugas di kota yang berbeda dengannya.

Wagina ingat bagaimana dulu berkenalan dengan suaminya pada 1954. Waktu itu, dia tinggal di rumah saudaranya yang menjadi suster di Jakarta. Lalu, ia berkenalan dengan seorang perempuan yang bertunangan dengan anggota Brigade Mobil (Brimob).


Wanita itu mengajak Wagina berfoto. Ia mengirimkan foto itu ke tunangannya yang sedang bertugas di Aceh. Foto itu tidak hanya dilihat tunangannya, tapi juga kawannya yang sama-sama bertugas sebagai Brimob di Aceh.


Kawan itu bernama Karel Sadsuitubun, yang dikenal dengan Karel Tubun atau KS Tubun. Kedua anggota Brimob itu pulang dari Aceh sekitar 1954. Wagina berkenalan secara langsung dengan KS Tubun.


“Kami bergaul (berpacaran, red.) cukup lama yaitu lima tahun. Selama bergaul itu, Karel sering beroperasi di daerah, sehingga saya katakan bahwa kita tidak bisa terus-menerus begini. Sebab itulah akhirnya kami menikah dan dikaruniai 3 anak,” kata Wagina dalam majalah Kartini No. 25 tahun 1975. KS Tubun pernah terlibat dalam penumpasan PRRI dan operasi perebutan Irian Barat.n 1975. KS Tubun pernah terlibat dalam penumpasan PRRI dan operasi perebutan Irian Barat.



Pada malam 30 September 1965 jelang 1 Oktober 1965, KS Tubun sedang bertugas menjaga rumah Wakil Perdana Menteri dr. Johannes Leimena di Menteng, Jakarta Pusat, yang terletak di sebelah rumah Menteri Koordinator Pertahanan Keamanan Jenderal TNI Abdul Haris Nasution.


Kala itu,KS Tubun sudah berpangkat Brigadir Polisi. Dia berjaga bersama Lussy dan Lubis. Frans Hitipeuw dalam Karel Sadsuitubun menyebut Lussy berjaga di bagian belakang rumah, sedangkan Lubis dan KS Tubun berjaga di bagian depan. Jelang pukul 4 subuh, gerombolan berseragam dan bersenjata di bawah pimpinan Pembantu Letnan Dua Djaharup merangsek ke rumah Nasution.


Lussy yang berada di dalam rumah melihat kedatangan gerombolan itu. Dia bersabar dengan tidak menembak gerombolan itu agar Leimena tidak terancam. Beberapa anggota gerombolan lalu menyatroni bagian depan rumah Leimena. Mereka melucuti Lubis.



Sementara itu, KS Tubun yang sedang dapat giliran tidur dibangunkan dengan kasar oleh gerombolan itu.


“Karel Sadsuitubun terbangun dan ia melihat yang ada di depannya bukan kawannya. Maka Karel terus melompat langsung berkelahi dengan anggota gerombolan PKI itu,” tulis Hitipeuw.


A.H. Nasution dalamMemenuhi Panggilan Tugas: Jilid 6 Masa Kebangkitan Orde Baru menyebut KS Tubun berhadapan dengan delapan orang prajurit Angkatan Darat terlatih yang ikut Gerakan 30 September.


KS Tubun kelahiran Tual, Maluku Tenggara,14 Oktober 1928, dan sudah berkarier di kepolisian selama 14 tahun tewas ditembak gerombolan itu. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Pangkatnya dinaikkan dari Brigadir Polisi menjadi Ajun Inspektur Polisi II. Ia dijadikan Pahlawan Revolusi dan nama jalan salah satunya di depan kantor Historia.ID di Slipi, Jakarta Barat.



Setelah pagi 1 Oktober 1965, kabar kematian KS Tubun sampai ke Wagina. Ia sedih dan kehilangan tapi harus kuat untuk menjaga ketiga anaknya: Phillipus Sumarno, Petrus Indro Waluyo, dan Linus Paulus Suprapto.


Paulus masih berumur satu tahun ketika ayahnya gugur dalam tugas. Suatu hari, ketika ia berusia lima tahun merengek kepada ibunya.


“Ayo, Mak. Kita lihat Bapak?” desak Paulus.


“Ya, sebentar dong, Mak kan berpakaian dulu,” kata Wagina.


“Cepat sedikit, dan kasihan Bapak menunggu,” desak Paulus lagi.

Mereka lalu tiba di Kalibata. Tepat di pusara ayahnya, Paulus yang masih bocah bertanya,“Bapak dimana ya, Mak?”



Wagina tentu sulit mengatakan kepada anaknya bahwa ayahnya sudah lama pergi dari dunia ini. Ia tak kuat mengatakannya secara langsung. Tapi hari itu ia harus menunjukannya.


“Ya di sini, di kuburan. Di dalam ini ada Bapak,” jawab Wagina dengan lemah lembut. Paulus pun bengong. Ia sudah tahu kuburan adalah tempat orang yang sudah mati.


“Kalau begitu Bapak sudah mati?” tanya Paulus. Wagina mengiyakan.


Paulus bertanya lagi, “Kalau begitu Bapak sudah mati?” Wagina hanya bisa mengangguk karena sedih.


Begitulah kesedihan Wagina dan anak-anaknya. Wagina kembali merasakan kesedihan ketika pada 1970-an Petrus mengutarakan keinginanmenjadi polisi seperti ayahnya dan Paulus ingin jadi tentara.


Setelah kematian KS Tubun, Wagina dan anak-anaknya harus meninggalkan Kedunghalang, Bogor.Sejak 1974,mereka tinggal di sebuah rumah kavling yang dihadiahkan kepadakeluarga ini di Jelambar, Jakarta. Jauh setelah kepergian KS Tubun, Wagina sering didatangi lewat mimpi. Keluarga penganut Katolik ini berusaha pasrah akan perjalanan hidup mereka.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
transparant.png
bottom of page