- 1 Mei 2021
- 6 menit membaca
Diperbarui: 16 jam yang lalu
UNTUK pertamakalinya Premier League atau Liga Inggris melahirkan Hall of Fame. Alan Shearer bersama Thierry Henry jadi dua pesepakbola legendaris pertama yang masuk jajaran kehormatan itu. Shearer dipilih langsung oleh pihak Premier League bukan tanpa alasan. Sepanjang karier profesionalnya pada 1988-2006, Shearer kondang sebagai sosok striker tengah klasik dan hingga saat ini pun namanya belum tergeser sebagai pengumpul gol terbanyak Liga Inggris dengan 260 gol.
“Jika Anda melihat para pemain hebat di Liga Inggris, setiap pekan, setiap tahun –saya merasa sangat terhormat bisa ada di Hall of Fame. Yang saya inginkan sejak dulu hanya jadi pemain profesional. Sudah jadi mimpi saya memenangkan trofi, mencetak gol di St. James’s Park, mengenakan seragam Newcastle United bernomor sembilan dan itu fantastis. Saya menikmati setiap menitnya,” tutur Shearer, dilansir BBC, 26 April 2021.
Newcastle United adalah klub idola yang diimpikan Shearer sejak dini. Butuh perjuangan berat melewati jalan berliku untuk mewujudkan mimpi itu. Walau trofi Liga Inggris didapatnya di klub lain, Shearer enggan melupakan mimpi masa kecilnya. Saking cintanya, ia sampai menolak pinangan klub Manchester United dan Real Madrid demi Newcastle.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















