- 27 Agu 2019
- 3 menit membaca
Diperbarui: 16 Mei
TANPA dilatari percekcokan atau pertengkaran, Nyai Dasima, gundik lelaki Inggris bernama Edward Williams, pergi meninggalkan tuan dan anaknya. Bukan hanya itu, ia bahkan mau dijadikan istri kedua lelaki pribumi bernama Samioen.
Guna-guna Samioen ternyata yang membuat Dasima melakukan itu semua. Samioen sebenarnya hanya mengincar harta Dasima. Tak heran bila dalam pernikahan ini Dasima mendapat perlakuan buruk dari mertua dan istri pertama Samioen. Dasima akhirnya meninggal.
Kisah itu terdapat dalam prosa Nyai Dasima karya G. Francis tahun 1896. Ada banyak versi tentang Nyai Dasima, yang kisahnya bahkan menjadi folklore. Dalam cerita karya Francis, semua tokoh jahat merupakan pribumi muslim yang menyalahgunakan agama untuk memuaskan keserakahan mereka.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















