top of page

Kisah Padi Pak Jagus

Sukarno meminta Pak Jagus mengembangkan padi jenis baru. Mengilhami lirik lagu "Bersuka Ria". Dia ditangkap setelah peristiwa G30S.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sukarno beramah tamah dengan rakyat di pinggir sawah antara Pare-pare dan Makassar. (Arsip Nasional RI).

18 Nov 2021
4 menit membaca

Diperbarui: 28 Jul

DALAM amanatnya pada peringatan ulang tahun ke-19 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1965, Presiden Sukarno berkisah tentang Pak Jagus. Sukarno bertemu Pak Jagus ketika ibu kota berada di Yogyakarta. Dia menugasi petani dari Klaten itu untuk mengembangkan padi jenis baru.


Kepada Pak Jagus, Sukarno memberi tiga syarat dalam mengembangkan padi jenis baru ini. Pertama, padi tidak boleh menghabiskan banyak air. Kedua, meski minim air, hasil panennya harus sama dengan padi sawah biasa. Ketiga, padi baru ini rasanya harus enak.


Suatu hari, Pak Jagus datang menemui Sukarno. Dia membawa padi jenis baru hasil penelitiannya. Sukarno memerintahkan padi baru itu ditanam secara luas dan diberikan kepada rakyat untuk dicoba. Namun, ternyata hasilnya tidak memuaskan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page