- 22 Agu 2020
- 3 menit membaca
Sepakterjang Sukarno di era pemerintah militer Jepang di Indonesia (1942-1945) ternyata sempat direkam oleh pihak Sekutu. Sejarah mencatat, bersama Mohammad Hatta dan sejumlah tokoh nasional lainnya, Sukarno pernah memilih jalur kooperatif kala bala tentara Dai Nippon menguasai Indonesia.
“Pada waktu itu tidak ada yang mengetahui, apakah pengadilan penjahat perang mungkin melibatkan pemimpin utama Indonesia. Dalam hal ini, Sukarno dan Hatta jelas dalam bahaya…” ungkap sejarawan Rudolf Mrazek dalam Sjahrir, Politik dan Pengasingan di Indonesia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.










