top of page

Koloni Kusta di Teluk Jakarta

Rumah sakit khusus dibangun di Pulau Purmerend untuk menampung para penderita kusta. Pulau untuk orang-orang sakit itu kini dikenal dengan Pulau Bidadari.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Potret Pulau Purmerend sekitar tahun 1865. Di zaman VOC, sebuah rumah sakit khusus untuk pasien kusta didirikan di pulau yang kini bernama Pulau Bidadari itu. (Kerncollectie Fotografie, Museum Volkenkunde).

26 Jun 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 27 Jul

TAK ada yang lebih menakutkan bagi penduduk Batavia di paruh kedua abad ke-17 selain terinfeksi penyakit kusta. Wabah penyakit kusta memicu kepanikan masyarakat, khususnya orang-orang Eropa. Seiring bertambahnya jumlah penderita kusta, Lazarus Huis yang didirikan di Angke pada 1666 sebagai tempat perawatan pasien kusta menjadi semakin padat.


Oleh karena itu, pada 1667 diputuskan bahwa mereka yang terinfeksi penyakit kusta harus mendaftarkan diri ke rumah sakit Batavia untuk menjalani pemeriksaan. Sayangnya, upaya ini tak sepenuhnya berhasil mengatasi wabah penyakit kusta. Menurut sejarawan Leo van Bergen dalam Uncertainty, Anxiety, Frugality: Dealing with Leprosy in the Dutch East Indies, pada 1678 masih ada 70 orang penderita kusta, tetapi tak menjalani perawatan di Lazarus Huis.


Willem ten Rhijne, seorang dokter Belanda, yang telah meneliti penyakit kusta menawarkan solusi untuk mengatasi wabah penyakit kusta yang melanda Batavia. Menurutnya, kusta dapat menular melalui kontak fisik antara penderita dengan orang sehat. Oleh karena itu, isolasi menjadi cara yang paling tepat untuk menghentikan laju penyebaran penyakit kusta. Berdasarkan hal tersebut, pembangunan rumah sakit kusta di sebuah pulau yang terpisah dari Batavia mulai dilakukan pada 1679. Pulau itu dikenal dengan nama Purmerend yang berarti Pulau Sakit atau pulau untuk orang-orang sakit.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Untuk memperbaiki pertanian rakyatnya, Mangkunegara VII dan Ir. Sedyatmo membangun jembatan air. Sukses meski ditentang Belanda.
Untuk memperbaiki pertanian rakyatnya, Mangkunegara VII dan Ir. Sedyatmo membangun jembatan air. Sukses meski ditentang Belanda.
Selepas dari penjara, Sukarno tak ingin disambut dengan perayaan. Dia hanya mendamba belaian istrinya.
Selepas dari penjara, Sukarno tak ingin disambut dengan perayaan. Dia hanya mendamba belaian istrinya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
transparant.png
bottom of page