- 17 Jan 2025
- 5 menit membaca
Diperbarui: 31 Des 2025
MASYARAKAT di Kota Honolulu di Pulau O’ahu, Hawai’i hari itu, 17 Januari 1893, masih dinaungi keresahan gegara gejolak politik. Setiap personel kepolisian waspada terhadap segala kemungkinan di setiap sudut kota. Leialoha, seorang opsir polisi pribumi, tak terkecuali seiring ia bertugas jaga di Jalan Ford bersama seorang rekannya.
Tetiba pukul 2.30 siang, Opsir Leilaloha melihat sebuah kereta kuda yang tengah bermasalah akibat kaki kudanya tersandung di pojok jalan di sebelah toko H. McIntyre & Bro’s. Sejurus langkah kakinya mendekati, Opsir Leilaloha melihat tumpukan peti di kereta kuda yang diduga berisi senjata dan amunisi.
“Kereta kuda itu dikendarai John Good bersama lima atau enam orang lain. Sesaat seorang opsir mendekat, Good mengeluarkan pistol dan menembak dada sang opsir hingga mengalami luka parah, demikian laporan seorang saksi mata,” tulis harian The Daily Bulletin edisi 17 Januari 1893.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















