top of page

Melihat Indonesia Melalui Pos Ronda

Pos ronda masih berdiri hingga kini. Menyimpan banyak kepingan sejarah perjalanan bangsa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Orang berjaga di pos ronda tepi sungai di sebuah kampung Hindia Belanda pada akhir abad ke-19. (geheugenvannederland.nl).

  • 13 Jul 2019
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 29 Jul 2025

DUA pos ronda itu terletak berdekatan. Hanya berjarak 500 meter. Pos ronda pertama terlihat elegan dan bersih. Bentuknya persegi empat dengan sedikit lengkungan di bagian depan. Catnya kinclong. Pos ronda kedua lebih sederhana dan lusuh. Bentuknya menyerupai pendopo kecil. Dindingnya kotor. Dua pos itu masih digunakan warga Cilandak, Jakarta.


“Angka pencurian di sini tinggi. Kasusnya berturut-turut. Tiga motor hilang. Lalu mobil dan burung peliharaan,” kata Syifaunsyah, 36 tahun, penggiat ronda setempat. Dia ceritakan bahwa warga gelar ronda malam selama tiga bulan untuk mencegah kasus pencurian. Tetapi belakangan semangat warga rontok. “Tidak kuat. Karena paginya harus bekerja,” kata Syifaunsyah.


Pos ronda. Orang sering melupakan bangunan ini. Juga lupa merawatnya. Di dalamnya, potongan-potongan sejarah bangsa ini terserak. Dari pembangunan Jalan Raya Anyer-Panarukan, perebutan hegemoni negara dan warga, sampai upaya negara memata-matai rakyatnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
bg-gray.jpg
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Folarin Balogun tetap tampil meski terkena kartu merah di laga sebelumnya. Enam dekade silam, kasus kartu merah juga menimpa bintang Brasil Garrincha.
Folarin Balogun tetap tampil meski terkena kartu merah di laga sebelumnya. Enam dekade silam, kasus kartu merah juga menimpa bintang Brasil Garrincha.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Kain tenun di berbagai daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Sayangnya, pendataan tentang para perajinnya masih belum memadai.
Kain tenun di berbagai daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Sayangnya, pendataan tentang para perajinnya masih belum memadai.
transparant.png
bottom of page