top of page

Menangkap Pattimura

Demi menangkap Pattimura, kepala-kepala kampung dibuat Belanda berbalik melawan Pattimura.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 4 Mar 2025
  • 2 menit membaca

WAKTU Thomas Matulessy alias Kapitan Pattimura dan pasukannya menyerang Benteng Duurstede pada 16 Mei 1817 dan selama tiga bulan mendudukinya, Belanda sudah punya tentara yang terdiri dari warga setempat. Depot Ambonese Troepen namanya. Pasukan itu baru saja dibentuk karena Belanda berhasil berkuasa lagi di sana.


Di dalam Depot Ambonese Troepen terdapat seorang letnan artileri bernama Mathij Jenni. Dia pernah berdinas dalam militer Inggris dan ditempatkan di sekitar Ambon ketika kekuasaan Belanda terganggu oleh Perang Eropa yang dipicu Napoleon Bonaparte. Dalam ketentaraan Inggris, pada 1810 Jenni seorang letnan artileri. Letnan Jenni dan pasukannya terlibat dalam penyerangan terhadap posisi kekuatan Kapitan Pattimura.


Letnan Jenni mendarat di Pulau Saparua pada 9 November 1817 lalu menyerang Negeri Tiouw. Kala itu pasukannya melakukan serangan kilat sejak pukul delapan. Desa Tiouw dan Saparua pun lalu diduduki.


Dalam pertempuran itu, Jenni terluka dan seorang Belanda, Letnan Frisschart, terbunuh. Atas jasanya, sebut Arsip Ridders Militaire Willemsorde 43 nomor 0987, Letnan Jenni mendapatkan bintang Militaire Willemsorde kelas 4 atas jasanya dalam perebutan Saparua dan sekitarnya itu.


Perwira lain dari Depot Ambonese Troepen yang dianggap berjasa selain Letnan Matthij Jenni adalah Letnan Matheus Thomas Pietersz. Letnan infanteri ini besar pula jasanya dalam memungkas perlawanan Pattimura dkk.


“Di antara perwira pribumi Letnan Pietersz paling menonjol sebagai perwira yang sangat terampil, cakap dan bijaksana, sangat berguna pengetahuannya yang mendalam tentang adat istiadat dan karakter kawan maupun lawan,” terang Kolonel Maurits Verhuell dalam Herinneringen aan een reis naar Oost-Indië.


Letnan Pietersz ditugasi mendekati orang-orang Ambon yang bersembunyi setelah perlawanan  Pattimura. Belanda tentu berusaha membujuk raja-raja atau kapitan di negeri sekitarnya untuk berpihak kepada mereka dan melawan kubu Pattimura. Negeri-negeri di Maluku adalah setara desa, dimana kepala desa itu disebut sebagai Raja di sana. Salah satu Raja Negeri yang kemudian berpihak pada Belanda adalah Raja Lilibooi.


“Kampung Lilibooi, yang awalnya juga mendukung pemberontakan, dipaksa menyediakan pasukan bagi Belanda untuk menentang pemberontak,” catat Dieter Bartels dalam Di Bawah Naungan Gunung Nunusaku jilid 2. Menurut Bartels, Lilibooi yang terpaksa memihak Belanda ini bukan Lilibooi Saparua melainkan Lilibooi Ambon. Nama Raja Lilibooy itu adalah David Nussy.


Letnan Pietersz, Raja Lilibooi mendarat di sekitar Negeri Siri Sori pada hari-hari penindakan Belanda ini.Keduanya mendarat bersama dua orang yang sering melintasi kepulauan itu. Keduanya mendengar bahwa Thomas Mattulesy (kadang ditulis sebagai Thomas Metulesie) alias Kapitan Pattimura berada di sebuah rumah penduduk di Siri Sori.


“Dengan kekuatan bersenjata, mereka mengambil jalan memutar menuju rumah yang dimaksud. Letnan Pieterz memasuki rumah tanpa ragu-ragu dan berbicara kepada pemimpin pemberontak dan menyarankan dia untuk menyerah,” catat Verhuell. Namun ketika Kapitan Pattimura masih menimbang tiba-tiba masuklah Raja Lilibooi dan orang-orang bersenjata lainnya.


Maka ditangkaplah Kapitan Pattimura pada 13 November 1817 dengan hatinya yang hancur. “Namun Pria Kristen yang teguh iman itu tetap tenang sampai akhir hayat,” kata Bartels. Setelah ditahan pada 16 Desember 1817 dengan perasaan tenang dengan berucap “selamat tinggal, Tuan-tuan” di sekitar Benteng Nieuw Victoria Kota Ambon.


Letnan Pieterz kadang disebut sebagai Pierson dan lainnya. Bartels menyebut  dia berdarah Indo-Eropa. Setelah aksinya di Siri Sori, Letnan Pieterz juga mendapat Bintang Ridders MIlitaire Willemsorde kelas 4 seperti Letnan Jenni.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
transparant.png
bottom of page