- 11 Des 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 15 jam yang lalu
LADA, kayu manis, andaliman hingga jintan tentu tak asing bagi masyarakat Indonesia. Rempah-rempah itu digunakan sebagai bahan pelengkap berbagai hidangan di meja makan. Namun, rempah tak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, tetapi juga berperan dalam proses mumifikasi para Firaun di Mesir Kuno dan membantu Eropa menghadapi wabah penyakitdari abad ke-12 hingga ke-18.
Jack Turner dalam Sejarah Rempah dari Erotisme sampai Imperialisme menyebut konsumen lada yang pertama terdokumentasi tidak menggunakan rempah untuk menyedapkan makanan, melainkan sebagai bahan untuk mengawetkan jenazah.
“Lubang hidung Raja Ramses II, Firaun teragung Mesir, dijejali lada tak lama setelah kematiannya pada 12 Juli 1224 SM … jauh setelah masa kekuasaan Ramses, banyak jenazah figur terkenal yang dikuburkan bersama rempah,” tulis Turner.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















