- 27 Mar 2021
- 3 menit membaca
Diperbarui: 25 Apr
KAPAL kontainer berbobot 200.000 ton tersangkut di Terusan Suez pada Kamis, 25 Maret 2021. Kapal yang dioperasikan oleh perusahaan Evergreen ini diduga menyimpang setelah dihantam angin kencang. Dengan panjang 400 meter dan lebar 59 meter, kapal tersebut telah memblokir Terusan Suez yang merupakan salah satu rute pelayaran tersibuk di dunia itu.
Peristiwa ini tentu merugikan banyak pihak. Mengutip bbc.com, setidaknya ada 150 kapal yang terjebak di terusan itu. Kerugian diperkirakan mencapai 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp43 triliun per hari serta membuat harga minyak dunia naik.
Terusan Suez merupakan salah satu jalur penting perdagangan dunia. Terusan yang menghubungkan Laut Tengah dan Laut Merah ini dilewati sekitar 12 persen perdagangan dunia. Terusan ini mempersingkat jarak tempuh pelayaran menjadi hanya 193 kilometer dari jalur yang seharusnya mengelilingi benua Afrika.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















