top of page

Mengungkap Kekerasan Militer Belanda di Indonesia

Belanda berulang kali menutupi kekerasan serdadunya saat perang kemerdekaan Indonesia. Kini terbuka ke publik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Meindert van der Kaaij, wartawan harian Belanda, Trouw.

  • 18 Feb 2022
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 22 Jun

JANUARI 1969, veteran perang Belanda Joop Hueting mengungkapkan kekerasan yang dilakukan para serdadu di Jawa selama perang kemerdekaan Indonesia. Pengakuannya di layar televisi yang ia sebut sebagai kejahatan perang itu menyulut amarah dan keributan publik Belanda.


“Saya melihat kampung-kampung dipenuhi peluru, sementara tak seorang pun saat itu mengerti alasan militer dibutuhkan,” ujarnya.  


Pernyataan Joop Hueting itu disisipkan dalam tayang video Meindert van der Kaaij yang merilis laporan penelitian “Dampak Operasi Militer di Indonesia 1945-1950”, salah satu bagian dalam presentasi daring hasil program penelitian “Kemerdekaan, Dekolonisasi, Kekerasan dan Perang di Indonesia, 1945-1950”, pada 17 Februari 2022.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Rasa kebangsaan Ahmad Subardjo tergugah oleh tulisan Soewardi Soerjaningrat dan pidato Tjokroaminoto. Dia juga sempat menggeluti teosofi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo tak hanya berotak encer dalam pelajaran, wawasan dunia dan kesadaran kebangsaannya tumbuh berkat Jules Verne, Multatuli, hingga Sun Yat-sen.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Sekuel “Venom 2” menghadirkan drama-action berbalut komedi. Karakter anti-hero yang mulanya berasal dari sayembara penggemar.
Sekuel “Venom 2” menghadirkan drama-action berbalut komedi. Karakter anti-hero yang mulanya berasal dari sayembara penggemar.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
Koleksi Asia yang selama ini tersebar di berbagai lembaga di Belanda disimpan di bawah satu atap perpustakaan Universitas Leiden.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Darmini dan Harsono hingga usia lanjut turut berpartisipasi dalam aksi dan solidaritas menentang penindasan oleh penguasa di Indonesia, Filipina, dan berbagai negara lainnya.
Darmini dan Harsono hingga usia lanjut turut berpartisipasi dalam aksi dan solidaritas menentang penindasan oleh penguasa di Indonesia, Filipina, dan berbagai negara lainnya.
transparant.png
bottom of page