top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Merekatkan Sejarah Lakban

Vesta Stoudt mengirim surat kepada Presiden Roosevelt tentang pita perekat yang kuat dan aman untuk menyegel kotak peluru. Muncullah lakban.

12 Nov 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi penggunaan lakban di masa Perang Dunia II. (Arsip Johnson & Johnson/jnj.com).

  • 13 Nov 2024
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 6 Jan

VESTA Oral Stoudt merupakan satu di antara jutaan wanita Amerika Serikat yang berkontribusi pada upaya perang dengan bekerja di industri pertahanan atau pabrik komersial untuk menggantikan para pria yang sedang berperang. Meningkatnya semangat patriotisme penduduk Negeri Paman Sam seiring dengan masuknya Amerika ke dalam pusaran Perang Dunia II membuat para pria di negara itu berbondong-bondong mendaftarkan diri ke dinas militer untuk menjadi prajurit, dua di antaranya adalah putra Stoudt yang bertugas di angkatan laut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page