- 21 Jun 2021
- 4 menit membaca
Diperbarui: 4 hari yang lalu
SENI merias wajah telah dianggap penting sejak zaman kuno. Bahkan, orang Mesir Kuno menghubungkannya dengan kepercayaan dan kesehatan. Semua orang di Mesir Kuno menggunakan riasan wajah. Laki-laki maupun perempuan menggunakan riasan mata, pemulas bibir, dan pemerah pipi.
Menurut Fenja Gunn dalam The Artificial Face, a History of Cosmetics, semua masyarakat dari budaya awal ini selalu lebih menonjolkan mata dibanding bagian wajah lainnya. “Mata selalu disebut sebagai cermin jiwa manusia dan di dunia kuno adalah simbol baik dan jahat,” jelasnya.
Di Mesir Kuno, mata adalah simbol Dewa Matahari, Re. Simbol mata pun muncul secara signifikan dalam tulisan hieroglif. “Dengan demikian logis bahwa mata manusia harus diberikan perhatian khusus oleh aksentuasi kosmetik,” lanjut Gunn.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












