top of page

Nasib Tragis Anak Emas Jenderal Nasution

Karena membelot ke PRRI, Boyke Nainggolan menjadi lawan Jenderal A.H. Nasution. Padahal, sebelumnya Nasution menaruh harapan dan kepercayaan besar kepadanya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jenderal Abdul Haris Nasution dan Mayor Boyke Nainggolan. (Gun Gun Gunadi/ Historia.ID).

3 Feb 2021
4 menit membaca

Diperbarui: 31 Mei

NAMA Abdul Haris Nasution lekat dengan predikat percobaan setengah kudeta. Saat masih berpangkat kolonel, dia menjadi dalang pengerahan moncong meriam ke Istana Merdeka guna mendesak pembubaran parlemen. Akibatnya, kedudukan Nasution sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dicopot atas perintah langsung Presiden Sukarno.


Setelah peristiwa 17 Oktober 1952 itu, Nasution dinonaktifkan dari dinas kemiliteran. Nasution kemudian membentuk organisasi Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI). Aktivitas Nasution pun berganti dari seorang petinggi TNI menjadi orang sipil. Nasution turut turun ke tengah masyarakat berkampanye mengikut sertakan IPKI dalam Pemilu 1955.


Ketika menggalang dukungan sejawatnya dari militer, tidak semua pihak mau menerima Nasution. Banyak perwira yang anti padanya. Atau setidaknya, mereka enggan berhubungan dengan Nasution yang telah dipecat oleh pemerintah. Nasution sendiri tidak mengatahui siapa yang menjadi kawan atau lawannya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Qaramitah mendirikan negara dengan gagasan sistem kas bersama dan menghapus feodalisme. Namun mereka juga menerapkan perbudakan dan membantai jamaah haji hingga mencuri Hajar Aswad.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Utusan Mesir yang membawa keputusan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dari negara-negara Liga Arab, sempat terdampar di Singapura.
Utusan Mesir yang membawa keputusan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia dari negara-negara Liga Arab, sempat terdampar di Singapura.
transparant.png
bottom of page