top of page

Nyali Hadely Jadi Menteri

Hadely Hasibuan menerima tantangan Sukarno untuk menurunkan harga dalam tiga bulan. Jika gagal, dia bersedia ditembak mati.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Hadely Hasibuan menerima tantangan dari Presiden Sukarno untuk menurunkan harga dalam tiga bulan. (Sampul buku Memoar Mantan Menteri Penurunan Harga).

23 Jun 2022
3 menit membaca

Diperbarui: 27 Apr

SETELAH peristiwa Gerakan 30 September 1965, harga barang-barang melonjak. Pada awal tahun 1966, terjadi kenaikan harga minyak dan bahan bakar hingga keadaan bertambah buruk. Presiden Sukarno mendapat tekanan dari mahasiswa, yang kebanyakan makin tidak suka kepadanya. Bahkan, mahasiswa menyebut para menterinya goblok.


Sukarno meminta semua pihak bersabar atas kenaikan harga barang-barang yang tengah melanda Indonesia. Dia menyadari menurunkan harga bukan perkara mudah. Dia pun melontarkan tantangan.


“Siapa saja yang berani dan sanggup menurunkan harga dalam waktu tiga bulan akan diangkat menjadi Menteri Penurunan Harga. Tetapi jika gagal, dia akan ditembak mati,” kata Bung Karno dalam pidatonya yang terangkum dalam Revolusi Belum Selesai: Kumpulan Pidato Presiden Sukarno 30 September 1965–Pelengkap Nawaksara suntingan Budi Setiyono dan Bonnie Triyana.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page