- 28 Mar 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 22 Apr
SUDAH dua dekade Pangeran Bernhard mangkat (1 Desember 2004), namun masa lalunya terus menghantui publik Belanda. Sepanjang hidupnya, suami Ratu Juliana itu membantah pernah mengucap sumpah setia pada pentolan Nazi Jerman, Adolf Hitler. Tetapi bukti-bukti sahih berkata lain.
Satu dari sekian bukti sahih itu adalah kartu keanggotaan Nationalsozialistische Deutsche Arbeitpartei (NSDAP) alias Partai Nazi atas nama Pangeran Bernhard. Bukti penting itu ditemukan Direktur Koninklijke Huisarchief (Arsip Kerajaan) Flip Maarschalkerweerd di koleksi arsip pribadi Pangeran Bernhard di Istana Soestdijk pada 2019. Maarschalkerweerd kemudian menuliskan kisah penemuannya itu dalam bukunya yang rilis 2023 lalu, De Achterblijvers.
Kini, kartu keanggotaan Partai Nazi Pangeran Bernhard bersama beberapa dokumen lain dikembalikan ke Bundesarchiv atau Arsip Federal Jerman. Hanya salinan-salinannya semata yang tetap disimpan di Den Haag, Belanda.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















