top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Pangeran yang Bahagia

Hidup berkecukupan di lingkungan istana justru membuatnya gelisah. Memilih tinggal di desa sebagai petani dan melahirkan falsafah hidup bahagia.

4 Des 2022

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi Ki Ageng Suryomentaram. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

Diperbarui: 21 Agu 2025

DUSUN Kroyo lengang. Sepeda motor sesekali melintas di jalanan aspal. Diapit perkebunan karet dan sepetak dua petak kebun jagung, dusun di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Jawa Tengah ini sesungguhnya tak terlalu pelosok. Jaraknya sekira 10 kilometer dari Kota Salatiga. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page