top of page

Pelukis Jadi Pahlawan Nasional

Pelukis masih absen dari daftar panjang Pahlawan Nasional. Padahal Raden Saleh layak jadi Pahlawan Nasional.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan "Penangkapan Pangeran Diponegoro" (1857) karya Raden Saleh. (Wikimedia Commons).

  • 12 Sep 2021
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 23 Apr

SEJAK 1959, pemerintah Indonesia mulai memberikan gelar Pahlawan Nasional bagi para tokoh bangsa yang dianggap berjasa. Orang pertama yang mendapat gelar itu ialah Abdoel Moeis, seorang pejuang sekaligus sastrawan asal Solok, Sumatra Barat. Pada tahun yang sama diangkat pula bapak pendidikan Ki Hajar Dewantara dan kakaknya R.M. Soerjopranoto, si raja mogok.


Hingga 10 November 2020, Indonesia telah memiliki 191 Pahlawan Nasional. Namun, belum ada nama pelukis yang masuk dalam daftar itu. Isu inilah yang dipantik oleh sejarawan Asvi Warman Adam dalam Diskusi Publik Pra-Pameran Representasi #4 “Pahlawan Nasional dan Seni Rupa Tokoh Sejarah” yang diadakan oleh Pendhapa Art Space, Selasa, 7 September 2021.


Asvi menyebutkan, beberapa sastrawan dan komponis telah diangkat sebagai Pahlawan Nasional. Abdoel Moeis, selain seorang pejuang juga sastrawan. Ada pula Amir Hamzah, penyair yang meninggal dalam revolusi sosial di Sumatra Timur. Kemudian ada Muhammad Yamin dan Buya Hamka, selain politisi juga sastrawan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page