Diperbarui: 6 Sep
ROGER Waters, pendiri sekaligus pembetot bass Pink Floyd, sial. Sikap politiknya yang mendukung kemerdekaan Palestina membuatnya diboikot. Sejumlah konsernya yang akan dihelat di Argentina, Uruguay, Chile dan lain-lain pun hampir pasti batal kendati tiket sudah terjual habis. Boikot itu, menurutnya, tak lepas dari lobi yang dilakukan pihak Israel.
“Mereka baru saja mencoba membatalkan pertunjukan saya... di sini di Santiago, Chile, di mana saya tahu saya sangat populer, bukan hanya karena tiket konser saya suha terjual habis,” ujarnya, dikutip cnnindonesia.com, 6 Desember 2023.
Roger konsisten dengan sikap anti-penjajahannya. Tak hanya anti dengan kehadiran tentara pendudukan Israel di permukiman orang-orang Palestina, Roger juga risih dengan tembok pemisah antara orang Israel-orang Palestina yang dibangun pemerintah zionis Israel. Roger pernah menyerukan Israel untuk meruntuhkan tembok pemisah di Tepi Barat yang terbuat dari beton itu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















