top of page

Sejarah Indonesia

Penghubung Cia Dan Badan Intelijen Indonesia

Penghubung CIA dan Badan Intelijen Indonesia

Kepala stasiun CIA pertama yang diberitahukan secara resmi kepada pihak Indonesia. Memberikan bantuan dana, peralatan, dan pelatihan kepada intelijen Indonesia.

19 Januari 2021

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Clarence Edward Barbier, mantan kepala stasiun CIA di Indonesia. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

KESATUAN Aksi Pengganyangan Gerakan 30 September (KAP Gestapu) didirikan sehari setelah peristiwa Gerakan 30 September 1965. Front aksi sipil ini dibentuk oleh Angkatan Darat untuk menghadapi PKI. Ketuanya Subchan Z.E. dari Nahdlatul Ulama, Sekretaris Jenderal Harry Tjan Silalahi dari Partai Katolik, dan pemimpin pelaksana Jusuf Wanandi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Neraka di Ghetto Cideng

Neraka di Ghetto Cideng

Jepang menyatakan Kamp Cideng sebagai ghetto “terlindungi”. Kenyataannya, hidup para interniran seperti di neraka.
S.K. Trimurti Menyalakan Api Kartini

S.K. Trimurti Menyalakan Api Kartini

S.K. Trimurti ikut membangun Gerwani, organisasi perempuan paling progresif. Namun, Trimurti mengundurkan diri ketika Gerwani mulai oleng ke kiri dan dia memilih suami daripada organisasi.
S.K. Trimurti Murid Politik Bung Karno

S.K. Trimurti Murid Politik Bung Karno

Sebagai murid, S.K. Trimurti tak selalu sejalan dengan guru politiknya. Dia menentang Sukarno kawin lagi dan menolak tawaran menteri. Namun, Sukarno tetap memujinya dan memberinya penghargaan.
Ziarah Sejarah ke Petamburan (1)

Ziarah Sejarah ke Petamburan (1)

Dari pelatih sepakbola Timnas Indonesia Toni Pogacnik hingga pembalap Hengky Iriawan. Sejumlah pahlawan olahraga yang mewarnai sejarah Indonesia dimakamkan di TPU Petamburan.
S.K. Trimurti di Tengah Tokoh Kiri

S.K. Trimurti di Tengah Tokoh Kiri

Sikap politik S.K. Trimurti bersinggungan dengan tiga tokoh kiri terkemuka Republik: Tan Malaka, Amir Sjarifoeddin, dan Musso.
bottom of page