top of page

Penulis Sunda dengan Nama Pena Tionghoa

Oejeng Suwargana adalah penulis dan penerbit berpengaruh. Masa mudanya pernah merasakan dunia tentara.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Oejeng Suwargana, veteran Perang Kemerdekaan yang memilih jadi penulis dan penerbit. (Repro buku Tokoh-tokoh Etnis Tionghoa di Indonesia karya Sam Setyautama).

  • 8 Apr 2025
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 3 Jun

MAS “Kanduruan” Kartaatmaja adalah seorang mantri guru, sebuah jabatan yang sangat dihormati di era kolonial. Ia punya istri bernama Raden Ratna Soerasti. Darinya, Mas Kunduruan mendapatkan beberapa anak. Mulai dari Anih, Djakaria, Uang Ranuatmadja, Imi Soeratmi, Daeng Soetigna, Onong Siti Soehara, Oeteng Soetisna, dan Oejeng Soewargana. Keluarga mereka terakhir tinggal di Pangandaran. Kala itu, Pangandaran hanyalah kota kecil. Sarana dan prasarana terbatas, bahkan kurang. Termasuk akses pendidikan.


“Ketika itu di Pangandaran belum ada sekolah, bahkan antara Parigi dan Cijulang pun belum ada sekolah. Kartaatmadja sebagai mantri guru kemudian membuka sekolah di Pangandaran. Ia rajin ke desa-desa untuk mencari murid agar anak-anak desa mau bersekolah. Hasilnya cukup mendapat perhatian dan maju sehingga ia mendapat anugerah gelar Kanduruan Kartaatmadja,” tulis Helius Sjamsuddin dan Hidayat Winitasasmita dalam Daeng Soetigna: Bapak Angklung Indonesia.


Kondisi tersebut membuat seseorang yang ingin maju mau tak mau mesti ke Bandung sebagai pusat di Jawa Barat. Di sanalah pendidikan yang lebih baik bisa didapat. Maka ke Bandunglah Daeng Soetigna dan adik-adiknya belajar. Salah satu adik Soetigna, yakni Oejeng, terbilang sangat cerdas. Ia pernah bersekolah di Hollandsch Inlandsch Kweekschool (HIK) Bandung dan lulus tahun 1938.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah dituduh pro-Amerika gara-gara meloloskan flm Hollywood.
bg-gray.jpg
Presiden Sukarno menggagas program transmigrasi Djajaloka untuk menyejahterakan eks pejuang Perang Kemerdekaan. Gejolak politik dan transisi kekuasaan menjadikannya melenceng dari tujuan awal.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo melanjutkan pendidikan ke Belanda. Dia berjejaring dengan orang-orang dari berbagai negara dalam gerakan melawan imperialisme dan kolonialisme.
bg-gray.jpg
Taklik talak dalam buku nikah pada mulanya tak digubris. Sempat dituduh hendak mengubah hukum Islam.
Apakah stok tokoh di negeri ini masih tersedia banyak?
Apakah stok tokoh di negeri ini masih tersedia banyak?
Virus asal Wuhan yang  menjangkit ribuan warga dunia telah masuk ke Indonesia. Warga memakai masker dan gel pembersih tangan sebagai tindakan pencegahan.
Virus asal Wuhan yang menjangkit ribuan warga dunia telah masuk ke Indonesia. Warga memakai masker dan gel pembersih tangan sebagai tindakan pencegahan.
Dimulai dari dunia militer, dasi berkembang menjadi aksesoris pelengkap yang kini lumrah dipakai oleh siapa saja.
Dimulai dari dunia militer, dasi berkembang menjadi aksesoris pelengkap yang kini lumrah dipakai oleh siapa saja.
Upaya menciptakan kondisi kerja yang adil gender masih diperjuangkan sampai sekarang.
Upaya menciptakan kondisi kerja yang adil gender masih diperjuangkan sampai sekarang.
Meski diluluhlantakkan gempa dahsyat, Chile tetap berhasil menghelat Piala Dunia 1962.
Meski diluluhlantakkan gempa dahsyat, Chile tetap berhasil menghelat Piala Dunia 1962.
Kisah seorang lelaki tua yang hampir setengah abad berprofesi sebagai tukang patri
Kisah seorang lelaki tua yang hampir setengah abad berprofesi sebagai tukang patri
transparant.png
bottom of page