top of page

Pilot Bumiputra Pertama

Pemuda asal Ambon ini menjadi pilot bumiputra pertama. Selamat dari kecelakaan pesawat.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 13 Jun 2022
  • 3 menit membaca

Awalnya pesawat di Hindia Belanda hanya dioperasikan oleh militer, baik Angkatan Laut atau Koninklijk Marine (KM) maupun Angkatan Darat atau Koninklijk Nederlandsche Indische Leger (KNIL). Namun, ancaman perang di Eropa dan kurangnya jumlah penerbang mendorong pemerintah kolonial memberikan kesempatan kepada pemuda bumiputra untuk belajar menjadi penerbang.


Dalam buku Awal Kedirgantaraan di Indonesia: Perjuangan AURI 1945–1950, Irna H.N. Hadi Soewito, dkk. menyebut bumiputra pertama yang direkrut menjadi penerbang adalah Wardiman Wiryosaputro sebagai navigator (waarnemer). Irna tidak menjelaskan kapan Wardiman direkrut.


Sutrisno dalam biografi Marsekal TNI Suryadi Suryadarma menyebut bahwa pada 1932 hanya seorang bangsa Indonesia asli yang tercatat sebagai siswa pengintai pada Waarnemerschool (sekolah navigasi) yaitu Kapten Wardiman. Beberapa tahun kemudian barulah Suryadi menjadi siswa penerbang pada Desember 1937, siswa sekolah navigator (pengintai) pada Juli 1938, dan lulus pada Juli 1939. Setelah Indonesia merdeka, Suryadi menjadi Kepala Staf TNI AU pertama.


“Tetapi rupanya Wardiman tidak menyelesaikan pendidikan ini,” tulis Sutrisno. Jadi, Wardiman bukan belajar menjadi penerbang tetapi navigator.



Bataviaasch Nieuwsblad, 2 Juli 1924, melaporkan bahwa Kapten Wardiman Wiryosaputro mengajukan diri untuk berhenti dengan hormat dari KNIL. Pria kelahiran 29 Oktober 1890 itu, menurut Benjamin Bouman dalam Van Driekleur tot Rood-Wit, menjadi perwira sejak 1910 setelah lulus Militaire School di Jatinegara. Sejak 7 Mei 1921 dia sudah kapten. Bouman juga menyebut dari 1922 hingga 1923, Wardiman ikut kursus navigator udara.


Jika jawatan penerbangan KNIL, Militaire Luchvaart (ML), hanya memberi kesempatan untuk navigator, maka jawatan penerbangan KM, Marine Luchtvaart Dienst (MLD), memberi kesempatan lebih kepada pemuda bumiputra untuk menjadi penerbang.


“Sekarang mulai ada juru terbang (vliegenier) bumiputra. Adapun yang mendapat kehormatan memperoleh nama vliegenier itu yang pertama-tama ialah tuan Jacob Johannes, orang Ambon, Inlandsch sergeant schrijver (sersan juru tulis bumiputra). Sekarang bumiputra tidak saja turut terbang, tetapi telah turut memegang setir (stuur) di udara,” tulis Pandji Poestaka, 24 Januari 1928.



Pandji Poestaka menerangkan, Jacob Johannes lahir di Ambon pada 1901. Setelah lulus Sekolah Kelas II, dia kemudian memperoleh pengajaran bahasa Belanda. Pada umur 16 tahun, dia masuk sekolah pelayaran Kweekschool voor Inlandsche Schepelingen (KIS) di Makassar. Setelah tamat, dia memulai kariernya di Angkatan Laut sebagai kelasi kelas tiga di kapal perang. Dia dinilai sebagai seorang pekerja keras sejak masih sekolah.


Mulai akhir tahun 1921, setelah lulus ujian pekerjaan administrasi, Jacob bekerja pada beberapa macam kapal dan kantor di darat sebagai schrijver (juru tulis). Dalam pekerjaan itu, dia naik menjadi korporaal-schrijver (kopral juru tulis) dan akhirnya sergeant-schrijver (sersan juru tulis).



Pada 1925, ketika ada tawaran belajar menjadi penerbang kepada perwira Angkatan Laut bumiputra, Jacob mengajukan diri. Setelah badannya diperiksa dengan saksama dan ternyata baik, dia mulai mendapat pelatihan pendahuluan pada awal 1927.


Jacob belajar terbang di pangkalan Angkatan Laut Morokrembangan, Surabaya, pada akhir Agustus 1927. Pengajarnya adalah Letnan Laut Kelas Satu Tetenburg. Beberapa bulan kemudian, pada Desember 1927, dia sudah bisa menerbangkan pesawat sendiri.


Jacob mendapat bravet terbang internasional pada Januari 1928. Artinya, dia sudah diakui sebagai penerbang. Dia melanjutkan pelajarannya di Morokrembangan untuk mendapat Marine-vlieg-brevet atau diploma untuk jadi juru terbang Angkatan Laut.


“Seorang bumiputra lulus ujian vliegenier (penerbang) dan yang dididik untuk dijadikan vliegenier Angkatan Laut, baru sekali ini adanya,” tulis Pandji Poestaka.



Jacob tak lancar dalam pelatihan terbangnya. De Militair, 4 Februari 1928, menyebut dia mengalami kecelakaan saat melakukan pendaratan ketika akan mengambil bravet penerbang Angkatan Laut di Surabaya. Dia mengalami luka tapi masih hidup. Setelah lukanya pulih, dia terbang lagi.


“Seperti orang yang pertama-tama, pembuka jalan, tentu banyak kesukaran yang akan diderita tuan Johannes, tetapi dengan kekerasan hati dan dengan pimpinan guru-gurunya, kesukaran itu mudah-mudahan dapat dilangkahi dengan selamat juga,” tulis Pandji Poestaka.


Sayangnya, tidak ada kabar lagi tentang Jacob Johannes. Sementara itu, jumlah pemuda Indonesia yang dilatih menjadi penerbang terus bertambah karena Belanda terlibat dalam Perang Dunia II. Di antaranya yang terkenal adalah Adisoetjipto dan Hubertus Soejono yang kemudian menjadi pendiri Angkatan Udara Republik Indonesia.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Pablo Escobar mengisi kebun binatangnya dengan kuda nil. Setelah kematiannya, kuda nil itu berkembang biak tak terkendali hingga menimbulkan masalah.
Pablo Escobar mengisi kebun binatangnya dengan kuda nil. Setelah kematiannya, kuda nil itu berkembang biak tak terkendali hingga menimbulkan masalah.
Tokeitai umumnya terkenal kejam. Namun ada yang baik di kamp perempuan meski sadis di kamp laki-laki seperti Sersan Yamadji.
Tokeitai umumnya terkenal kejam. Namun ada yang baik di kamp perempuan meski sadis di kamp laki-laki seperti Sersan Yamadji.
VOC mengeksekusi 10 orang Inggris, 10 tentara bayaran Jepang, dan 1 orang Portugis yang dituduh berencana menyerang Benteng Victoria di Ambon tahun 1623.
VOC mengeksekusi 10 orang Inggris, 10 tentara bayaran Jepang, dan 1 orang Portugis yang dituduh berencana menyerang Benteng Victoria di Ambon tahun 1623.
Nh. Dini sejak kecil sudah perhatian dengan nasib para perempuan yang harus tunduk kepada keluarganya dan yang ingin menentukan nasibnya sendiri. Melalui sastra, ia curahkan pergulatan-pergulatannya.
Nh. Dini sejak kecil sudah perhatian dengan nasib para perempuan yang harus tunduk kepada keluarganya dan yang ingin menentukan nasibnya sendiri. Melalui sastra, ia curahkan pergulatan-pergulatannya.
Bertentangan dengan pola hidup sederhana, perayaan ulang tahun di kalangan pejabat negara dilarang pada masa Orde Baru. Termasuk larangan diadakan di hotel mewah.
Bertentangan dengan pola hidup sederhana, perayaan ulang tahun di kalangan pejabat negara dilarang pada masa Orde Baru. Termasuk larangan diadakan di hotel mewah.
transparant.png
bottom of page