top of page

Polisi Berat Menjadi Seperti Hoegeng

Keteladanan Kapolri Hoegeng Iman Santoso dianggap terlalu berat dijalani oleh polisi masa kini.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 15 Jul 2022
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 14 Jul 2025

HOEGENG Iman Santoso selama menjabat Kapolri (1968–1971) menunjukkan keteladanan yang luar biasa. Rasanya terlalu berat bagi polisi saat ini untuk memenuhi standar keteladanannya.


Sehingga, menurut Aris Santoso, penulis dan pengamat militer, Hoegeng kurang relevan sebagai contoh polisi teladan hari ini. Sebab, hari ini seseorang menjadi polisi untuk mencari kesejahteraan.


“Pengen jadi polisi, itu (mencari) kesejahteraan. Apakah masih relevan keteladanan Pak Hoegeng terhadap generasi sekarang?” kata Aris dalam diskusi bertajuk “Riwayat Hoegeng Kapolri Jujur”, live di Youtube Historia.ID, Kamis, 14 Juli 2022.


Aris mengatakan, sosok Hoegeng hari ini hanya menjadi “cagar budaya”. Sejarah dan kisah keteladanannya dilestarikan, tapi tak pernah menjadi aktual. “Jadi, kalau kita [menuntut polisi] seperti Pak Hoegeng, menurut saya itu terlalu ekstrem sebagai teladan,” kata Aris.


Menurut Aris, Hoegeng mungkin hanya akan ada satu dalam sejarah Indonesia. Zaman telah berubah dan tak perlu meminta seorang polisi untuk menjadi seperti Hoegeng.


“Misalkan, polisi ngomong, ‘tiru Pak Hoegeng’. Emang dia mau makan garam doang. Pak Hoegeng kan bilang, ‘saya sanggup makan pakai garam’,” kata Aris.


Hoegeng memang dikenal karena kesederhanaannya. Sebagai polisi, ia terbiasa hidup susah.


Di Yogyakarta misalnya, pada masa agresi militer Belanda kedua, Hoegeng tak menerima gaji. Dia hanya sesekali mendapat bantuan keuangan dari Sultan Hamengkubuwono IX. Saat itu, Hoegeng beruntung mendapat tugas rahasia sebagai intel. Dia menyamar sebagai pelayan restoran Pinokio yang tak jauh dari rumahnya.


“Dengan menjadi pelayan restoran, setidaknya kebutuhan makan Hogeng sudah terpenuhi,” tulis Aris Santoso dkk. dalam Hoegeng, Oase Menyejukkan di Tengah Perilaku Koruptif Para Pemimpin Bangsa.


Hoegeng juga dikenal karena kejujurannya. Sebagai pejabat, dia tak mau sama sekali menerima pemberian orang karena merasa nanti menanggung beban balas budi. Dikisahkan, dia pernah ditawari rumah dan mobil ketika diangkat sebagai Kadit Reskrim Kantor Polisi Provinsi di Medan. Hoegeng menolak semua fasilitas itu.


Ketika hendak menempati rumah di Jalan Rivai 26, Medan, Hoegeng dikejutkan oleh perabotan mahal telah memenuhi rumah yang seharusnya kosong. Piano, kulkas, tape recorder, hingga kursi tamu telah menyambutnya.


Aris Santoso dkk. menyebut Hoegeng langsung meminta agar perabotan itu dikeluarkan dari rumah karena perabotan keluarganya hendak dimasukan. Namun, perintah itu tak kunjung dilaksanakan.


“Hoegeng sudah tidak sabar lagi sehingga saat perabotan keluarga Hoegeng datang, Hoegeng memerintahkan kepada anggota kepolisian yang membantu dan kuli agar perabotan mewah itu dikeluarkan, dan diletakkan begitu saja di tepi jalan depan rumah,”  tulis Aris Santoso dkk.


Keteladanan Hoegeng itu rasanya sulit ditiru oleh polisi saat ini. Oleh karena itu, menurut Aris, polisi tidak harus menjadi Hoegeng, tapi cukup dituntut menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. Para perwira juga harus sejahtera agar dia bisa menanggung berbagai macam biaya, termasuk untuk kebutuhan anak buahnya. Ini diharapkan bisa mencegah korupsi.*




Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Istilah tante girang populer pada 1970-an kendati sudah menggejala dua dekade sebelumnya. Sastra populer merekamnya sebagai potret sosial.
bg-gray.jpg
Despite the mixed reactions, telenovelas continue to dominate Indonesian television. The heyday of these Latin American soap operas ultimately came to an end as viewers grew tired of them and switched to Mandarin and Korean dramas.
bg-gray.jpg
According to the Wangsakerta Manuscript, Tarumanagara was founded by refugees from India.
bg-gray.jpg
Prasasti Tugu turut meriwayatkan Kali Bekasi dan Kali Cakung Lama. Satu dari tujuh prasasti penting warisan Tarumanagara.
Dianggap sebagai bapak pendiri Cape Town, Jan van Riebeeck membuka pemukiman kulit putih di Afrika Selatan.
Dianggap sebagai bapak pendiri Cape Town, Jan van Riebeeck membuka pemukiman kulit putih di Afrika Selatan.
Rekaman suara rintihan arwah yang tersesat tidak hanya membuat pasukan Viet Cong tidak nyaman, tetapi juga memengaruhi mental pasukan Amerika Serikat dan penduduk sipil.
Rekaman suara rintihan arwah yang tersesat tidak hanya membuat pasukan Viet Cong tidak nyaman, tetapi juga memengaruhi mental pasukan Amerika Serikat dan penduduk sipil.
Donald Trump putus asa Amerika Serikat sudah tak lagi relevan, kata sejarawan Vijay Prashad. Momentum untuk berdiri tegak membawa semangat KAA.
Donald Trump putus asa Amerika Serikat sudah tak lagi relevan, kata sejarawan Vijay Prashad. Momentum untuk berdiri tegak membawa semangat KAA.
Sebagai ibukota Asia-Afrika, Bandung tak sekadar mencetuskan gerakan politik dan perdamaian, melainkan juga kedaulatan ekonomi.
Sebagai ibukota Asia-Afrika, Bandung tak sekadar mencetuskan gerakan politik dan perdamaian, melainkan juga kedaulatan ekonomi.
Setelah memberontak, pangkatnya  malah naik. Itulah pengalaman Alex Mengko si tentara berpengalaman.
Setelah memberontak, pangkatnya malah naik. Itulah pengalaman Alex Mengko si tentara berpengalaman.
K’tut Tantri dikenal sebagai penyiar asing yang membantu perjuangan Indonesia. Pengalaman di kamp interniran Jepang menjadi episode paling pahit dalam hidupnya.
K’tut Tantri dikenal sebagai penyiar asing yang membantu perjuangan Indonesia. Pengalaman di kamp interniran Jepang menjadi episode paling pahit dalam hidupnya.
transparant.png
bottom of page